Photobucket

Tampilkan postingan dengan label INFO UPDATE. Tampilkan semua postingan

Tiap Detik 30 Ribu Situs Porno Diakses di Indonesia


.

foto
Senator Mike Bennet tertangkap kamera sedang melihat situs porno saat sidang (SunshineStatenews.com)

TEMPO Interaktif, YOGYAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika mengaku cukup kewalahan dengan tingginya frekuensi pengaksesan situs porno di Indonesia. Dalam survey yang dilakukan Kominfo, tiap detik ada 30 ribu halaman situs porno yang diakses pengguna internet di Indonesia.


“Seperti deret hitung dalam matematika, kami potong (blokir) satu, yang muncul malah kian banyak. Jadi bukan kami lamban mengatasi masalah ini, tapi memang cepat sekali tumbuhnya dan SDM kita juga terbatas,” kata Juru Bicara Kominfo Gatot S Dewabrata di Yogyakarta, Sabtu (19/2). Turut hadir duta besar Internet Sehat Internet Cerdas Depkominfo Igor, vokalis grup Saykoji.


Dari penelitian Kominfo, hingga akhir 2009, tercatat ada 400 juta situs porno yang tercatat di dunia maya. Diprediksi tahun ini perkembangan situs porno itu telah semakin banyak dan akan terus bertambah setiap tahunnya.


“Kami tidak akan diam dengan dampak buruk teknologi internet itu. Tapi kita juga tidak akan memakai cara lama dengan asal bredel seperti masa lalu. Kita lakukan pendekatan berbagai sisi dengan tetap melakukan pemblokiran rutin situs berbau pornografi,” kata dia.


Mewujudkan masyarakat yang bisa memanfaatkan Internet Sehat Internet Cerdas, ada empat goal yang dilakukan Depkominfo untuk tahun ini. Salah satunya dengan mengenalkan teknologi internet kepada kalangan orang tua khususnya dari kelas menengah ke bawah.


“Pengawasan teknologi internet ini di kalangan menengah ke bawah memang terdapat jurang pemisah. Orang tua kebanyakan ‘kalah cerdas’ dibanding anaknya sehingga upaya monitoring terhadap pemanfaatan internet lemah,” kata dia. Praktis yang akan dilakukan untuk poin ini, dicontohkan dengan mengenalakn teknologi internet ke pasar-pasar tradisional dan ruang lainnya.


Goal yang dicapai lainnya dengan melakukan pengecekan langsung pada setiap laporan dari para operator terkait keberadaan situs pornografi untuk melakukan pemblokiran . “Kita ingin cek langsung sekarang, tak hanya terima laporan-laporan saja yang membuat kominfo seolah tak maksimal kerjanya,” kata dia.

Sedang dua target lainnya dengan melibatkan komponen masyarakat untuk wujudkan penggunaan internet sehat dan cerdas serta memperluas jangkauan pembangunan internet ke daerah pelosok yang tahun kemarin telah mencapai 4800 unit.


Sementara itu Igor, vokalis Saykoji yang popular dengan lagu Online nya mengatakan untuk mengajak generasi muda agar tak gampang terjebak dan kecanduan mengakses situs porno yakni dengan memberikan lebih banyak contoh bagaimana tenologi internet itu punya manfaat lebihsemisal untuk mengembangkan potensi diri.


“Kalau banyak contoh kan mereka lama-lama jadi bosen sendiri, masak tiap login bukanya situs porno,” kata musisi yang juga bisa sukses mempromosiskan karya-karya lagunya ke public dengan internet.

sumber : tempointeraktif.com

Hari ini, Pengumuman Calon Ketum PSSI


.


JAKARTA, KOMPAS.com - Hari ini, Sabtu (19/2/2011), PSSI secara resmi akan mengumumkan nama-nama yang bakal bertarung di Kongres PSSI, 26 Maret mendatang. Mulai dari pertarungan untuk posisi Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, dan Komite Eksekutif (Exco). Yang paling bergengsi tentu saja perebutan kursi Ketua Umum.

Saat ini ada empat nama yang menjadi bakal calon, yakni Nurdin Halid, Nirwan D Bakrie, George Toisutta, dan Arifin Ponigoro. Berhasil atau tidaknya mereka maju ke kongres akan ditentukan oleh Komite Pemilihan, di mana komite ini berpegangan pada statuta FIFA dan PSSI.

Masalah timbul karena banyak penafsiran berbeda dari pasal-pasal statuta. Yang jelas, Komite Pemilihan atau tim verifikasi diharapkan dapat bersikap fair dan tak memelintir pasal-pasal di statuta tersebut. "Tentu yang kita harapkan agar tim verifikasi bersikap adil, supaya apa yang diumumkan tidak menyimpang dari apa yang diharapkan masyarakat Indonesia," tandas Saleh Muhkadar, salah satu pendukung Toisutta dan Arifin.

Untuk posisi Waketum, ada enam nama yang menjadi bakal calon, yakni Nirwan D Bakrie, Arifin Panigoro, Nurdin Halid, Bob Hippy, Sukawi Sutarip, dan Ibnu Munzir. Posisi ini juga menentukan karena akan menjadi tandem Ketum dalam masa bakti periode hingga 2015 mendatang.

Sementara untuk Exco, ada 29 nama yang saat ini menjadi bakal calon. Ke-29 nama ini terdiri dari komite pejabat incumbent, pengurus PSSI, serta beberapa muka baru. Sesuai dengan pasal 35 Statuta PSSI, jabatan Komite Eksekutif ini dihuni oleh 11 orang yang terdiri atas ketua umum, wakil ketua umum, dan 9 anggota. Semua nama di atas tentu saat ini sedang harap-harap cemas, apakah nama mereka berhasil lolos atau tidak ke kongres.

Mengenai hal ini, juru bicara Komite Pemilihan, Gusti Randa, Jumat (18/2/2011), mengatakan, "Tunggu saja, pokoknya bakal ada kejutan".

Berikut bakal calon anggota Exco PSSI: Iwan Budianto, M Zein, Sihar Sitorus, Mafirion, Dodi Reza Alex Nurdin, Tri Goestoro, Nugraha Besoes, Sukawi Sutarip, Achnasul Qasasi, Ashar Suryobroto, Ferry Paulus, Harbiansyah Hanafiah, Subardi, Syahrial Damopoli, Ibnu Munzir, Andi Darussalam Tabusalla, IGK Manila, Toto Sudibyo, Hinca IP Pandjaitan, Benhard Limbong, Sumaryoto Padmodiningrat, Togar Manahan Nero, Zainuddin Hamid, TM Nurlif, Adnan Dambea, Tuty Dau, Djohar Arifin Husin, Dali Tahir, dan Haruna Soemitro.
sumber : bola.kompas.com

Lima Bocah Pamer Teknologi di ITB


.


Tribunnews
Yahya, pencipta situs jejaring sosial SalingSapa.com, di depan display monitor pengakses Salingsapa.com

Lima anak berbakat di bidang teknologi dan informasi (TI), yaitu Arrival Dwi Sentosa (13), Taufik Aditya Utama (18), Muhammad Yahya Harlan (12) Fahma Waluya Rosmansyah (12), serta Hania Pracika Rosmansyah (6), menunjukkan kebolehannya di acara peluncuran Kelas Juara SKACI (Sekolah Komputer Anak Cinta Indonesia) yang diadakan oleh STEI ITB, Jumat (11/2/2011) kemarin.

Di hadapan ratusan mahasiswa dan siswa sekolah yang memadati Aula Timur ITB, Bandung, kelima pelajar muda tersebut secara bergantian memperkenalkan tiga produk TI buatan mereka sendiri, yaitu program antivirus Artav, situs jejaring sosial SalingSapa.com, dan aplikasi untuk ponsel Nokia.

Taufik dan Arrival mengawali presentasi dari kelima anak tersebut dengan memaparkan sekaligus mendemonstrasikan program antivirus buatannya yang diberi nama Artav. Program antivirus yang namanya diambil dari nama kedua kakak-beradik ini tidak hanya mampu mendeteksi dan menghapus beragam virus, melainkan juga menawarkan fitur-fitur unik. Hingga saat ini, Artav bisa mengatasi 1.031 jenis virus dan ratusan ribu varian lainnya.

"Enam puluh persen database virus yang ada di Artav merupakan virus lokal," kata Arrival kepada Kompas.com.

Ia mengungkapkan, pembuatan program aplikasi berbasis visual basic ini sudah diunduh oleh lebih dari 250 orang dengan urutan asal negara terbanyak dari Indonesia, Malaysia, Jepang, Singapura, lalu Amerika Serikat. Pakar keamanan jaringan internet yang juga dikenal sebagai analis forensik digital, Ruby Alamsyah, mengaku salut atas hasil karya Taufik dan Arrival.

"Program ini bisa mengatasi virus-virus yang tidak bisa dideteksi antivirus lain," kata Ruby, yang bertindak sebagai panelis di acara tersebut.

Untuk membuktikan kehandalan Artav, Ruby meminta Arrival dan Taufik membersihkan FlashDisk miliknya dari virus. Hasilnya, ditemukan virus lokal bernama "Yuyun". Para hadirin spontan berdiri dan menyambutnya dengan tepuk tangan meriah.

Setelah Arrival dan Taufik, giliran Yahya memperkenalkan situs jejaring sosial buatannya, SalingSapa.com. Sosial media mirip Facebook ini awalnya dibuat Yahya untuk kalangan keluarga.

"Tapi saya kurang puas. Akhirnya saya kembangkan jadi seperti sekarang," jelas Yahya.

Siswa kelas 1 SMP Alam Bandung ini sengaja membuat tampilan SalingSapa.com mirip dengan Facebook agar orang mudah dan cepat akrab. Dibantu sang ayah, Yan Harlan, website ini dilengkapi dengan fitur-fitur Islami seperti Al Quran digital.

Namun, selama berada di atas panggung, Yahya terlihat lesu. Harlan menjelaskan, anaknya memiliki penyakit asma.

"Semalam dia kena asma berat, jadi tidak tidur," tutur Harlan.

Usai Yahya, selanjutnya Fahma dan adiknya, Haniya, mendemonstrasikan keahlian dalam membuat aplikasi untuk ponsel. Duo bersaudara ini sudah lebih dulu dikenal banyak orang esensi memenangi lomba software APICTA International 2010 di Kuala Lumpur, Malaysia, Oktober 2010.

Keduanya juga dikenal sebagai pengembang aplikasi Nokia OVI termuda dan sudah menghasilkan banyak aplikasi untuk ponsel pintar berbasis Symbian. Setelah Fahma menyampaikan presentasi seputar kegemarannya dalam membuat aplikasi, sang adik yang saat ini duduk di kelas satu SD itu, membuat sebuah program animasi ikan dalam waktu 10 menit.

"Kalau si Haniya bukan cuma adiknya, tapi juga murid Fahma yang sudah berhasil membuat aplikasi," ujar Yusep Rosmansyah, ayah Fahma dan Haniya, dengan bangga.

Sumber : edukasi.kompas.com

"Obama" Rampok Bank


.



"Obama Si Perampok" tertangkap kamera saat memasuki sebuah bank di Handenberg, Austria, Kamis (20/1/2011).




Seorang pria bersenjata merampok bank mungkin terdengar sebagai kasus biasa. Namun, perampok yang satu ini menggunakan topeng karet berbentuk wajah Presiden AS Barack Obama saat merampok sejumlah bank di Austria. "Obama si perampok", menurut pihak berwenang Austria, telah terlibat dalam enam perampokan sejak 2008.

Yang terbaru terjadi, Kamis (20/1/2011) di dusun kecil di Handenberg, sebagaimana dilansir Telegraph, Jumat. Dia beraksi sebelum bank itu tutup pada pukul 18.00 waktu setempat. Ia mengancam pegawai bank dengan menggunakan senjata api. "Ini perampokan. Beri saya uang," katanya sebagaimana dikutip AFP berdasarkan keterangan polisi.

"Obama" awalnya melarikan diri dengan jalan kaki bersama uang rampokannya yang ditaruh dalam tas warna hitam. Tetapi, menurut sejumlah saksi mata, ia kemudian melaju dengan mobil warna gelap bernomor polisi wilayah Salzburg. Menurut keterangan polisi, tak seorang pun cedera dalam peristiwa itu.

Tidak diketahui pasti berapa uang yang dibawa kabur si "Obama", tetapi polisi yakin, ia meraup sediktinya 10.000 euro. Sejauh ini "rekor" terbesarnya terjadi pada Juli 2009. Diperkirakan, "Obama" merampok pertama kali pada November 2008 di Weilbach, tetapi tidak beraksi lagi sampai Desember 2009 saat ia menggunakan topeng Obama untuk merampok bank di Kirchheim.

Seorang petugas polisi, Markus Mitloehner, mengatakan, pria itu diduga seorang warga lokal karena dia berbicara dalam dialek setempat dengan meniru aksen Obama.

"Obama si perampok" itu mengingatkan akan film Point Break tahun 1991 yang dibintangi Keanu Reeves dan Patrick Swayze dengan sutradara Kathryn Bigelow. Reeves memerankan Johnny Utah yang menyelidiki serangkaian perampokan bank oleh sebuah geng yang dikenal dengan nama Ex-Presidents. Para perampok itu menyamarkan diri mereka dengan topeng-topeng berbentuk wajah Ronald Reagan, Richard Nixon, Lyndon B Johnson, dan Jimmy Carter, yang semuanya mantan presiden AS.

Pria Berkaus Oblong Ini Kembali Pimpin Google


.


Pendiri Google Larry Page (kiri) bersama Eric Schmidt (AP Photo)

Salah seorang pendiri Google, Larry Page, "turun gunung." Miliarder yang biasa berkaus oblong dan bercelana jeans itu siap tampil menjadi Kepala Eksekutif Korporat (CEO) Google, menggantikan Eric Schmidt.

Menurut kantor berita Associated Press, keputusan yang mengejutkan itu diumumkan Kamis, 20 Januari 2011 waktu setempat dan mulai berlaku pada 4 April mendatang.

Ini kali kedua bagi Page berposisi sebagai CEO. Jabatan itu pernah dia lakoni selama tiga tahun sebelum dia mundur pada 2001. Alasannya, para investor menginginkan agar Google dikelola oleh seorang profesional yang sudah matang.

Page, yang kini berusia 37 tahun, saat itu dianggap terlalu muda untuk mengelola perusahaan sebesar Google - yang secara pesat tampil menjadi jasa penyedia informasi di internet terbesar dunia.

Maka, Page dan sesama pendiri Google lainnya, Sergey Brin, sepakat untuk merekrut Schmidt. Dia adalah seorang profesional yang telah berpengalaman di bidang teknologi informasi setelah sukses menjadi eksekutif di Sun Microsystems Inc. dan Novell Inc.

Kini, eksekutif yang telah berusia 55 tahun itu ingin pamit mundur karena ingin mencari tantangan lain. Namun, Schmidt berjanji tetap membantu Page dan Brin sebagai Ketua Eksekutif Google.

"Saya yakin Larry sudah siap [jadi CEO]," kata Schmidt. "Kini saatnya bagi dia untuk tampil lagi mengelola perusahaannya," lanjut Schmidt. Maka, dengan pensiunnya Schmidt menjadi CEO, Page antusias untuk membuktikan kepiawaiannya untuk menjalankan perusahaan.

Selama sepuluh tahun mengelola Google, Schmidt berperan membantu Page dan Brin mendongkrak nilai perusahaan sebesar lebih dari US$200 miliar. Apalagi, mereka bertiga adalah pemegang saham mayoritas Google sehingga masuk dalam jajaran orang-orang terkaya dunia.

Page pun memuji Schmidt sebagai pemimpin yang hebat. "Tidak ada di semesta ini yang bisa melakukan pencapaian seperti yang telah dilakukan Eric," kata Page.


Para investor Google antusias mendengar transisi itu. Di bursa saham New York, harga saham Google naik US$12,23, atau hampir dua persen, menjadi US$639 per lembar setelah sebelumnya sempat melemah 0,8 persen. (sj)

Kebijakan Hardcluster Pada 2011


.



Di awal tahun 2011 mendatang bisnis server pulsa akan menghadapi ancaman
sekaligus tantangan baru, ada serangkaian kebijakan baru yang akan diterapkan
oleh operator terutama 'si merah' dan 'si biru' kepada para dealernya yang akan
memiliki dampak langsung dan tidak langsung serta dampak jangka pendek dan
jangka panjang kepada para server player. Kebijakan ini dikenal dengan istilah
hard
cluster.

Sejak dari isyu sampai realisasinya di depan mata banyak diantara kita ramai
membicarakannya, tapi mungkin karena informasi yang kita dapat tentang kebijakan
ini cukup minim kadang pembicaraan kita menjadi bias. Sebagian merasa
tenang-tenang saja bahkan merasa operator tidak akan menerapkan kebijakan ini,
sebagian lagi mungkin panik dan justru bingung apa yang harus diperbuat.

Sikap yang lebih tepat baiknya mungkin memperjelas apa itu hard
cluster, apa
alasan operator menerapkan kebijakan ini, apa dan seberapa besar dampaknya,
bagaimanakah kira-kira solusinya dsb...

Hard
Cluster sebenarnya adalah tahapan lebih lanjut dari clusterisasi yang sudah
dilakukan sekarang. Saat ini 'si biru' sudah melakukan clusterisasi dengan
membagi area seluruh
Indonesia menjadi 192 cluster serta melakukan geolocking
untuk chip masing-masing agar chip tersebut hanya dapat digunakan pada
cluster
yang sudah ditentukan saja.

Setiap dealer 'si biru' diberi area garapan masing-masing dengan harapan agar
fokus menggarap clusternya. Tujuan clusterisasi sampai tahap ini adalah agar
dealer dari suatu operator bisa fight dengan dealer dari operator yang lain
dalam menggarap areanya dan tidak bersaing dengan dealer sesama operator.
Sebelum ada
cluster bisa jadi ada area yang diperbutkan oleh beberapa dealer
dari satu operator sementara ada area lain yang justru tidak ada yang
menggarapnya.

Tepat 1 januari 2011 'si merah' akan segera mengikuti langkah 'si biru' dengan
konsep yang boleh dibilang sama. Awalnya info yang beredar kebijakan
clusterisasi 'si merah' akan diberlakukan pada kwartal ke-2 namun kenyataanya
justru dipercepat, setidaknya itu yang tersirat dan tersurat dari hasil meeting
nasional para dealer 'si merah' kamis kemarin di
Jakarta. Bahkan saking ingin
kebijakan ini segera bisa diimplementasikan dilakukanlah amandemen beberapa
pasal dalam PKS antara 'si merah' dengan para dealernya.

Januari sampai Maret tahapan 'si merah' adalah dominasi supply, tahapan awal ini
para
distributor diminta untuk menjual stok ke reseller dan server di clusternya
masing-masing belum memperhitungkan kemana stok tersebut akan dijual. Targetnya
adalah 80% di
cluster dan toleransi 20% di luar cluster, dalam tahap ini
clusternya boleh dibilang masih 'banci' karena chip mkios masih bisa jika ingin
dipake diluar
cluster dealer yang sudah ditentukan.

Tahap selanjutnya adalah konsolidasi channel dimana
cluster-cluster dealer sudah
dipastikan dan ditetapkan, di tahap ini mungkin sudah ada geolocking chip mkios
hanya bisa digunakan di
cluster yang sudah ditentukan dealernya. Pengisiannya
masih bisa ke nomer diluar
cluster.

Sekitar Juni-Juli barulah hard
cluster akan diberlakukan. Apa sich hard cluster
? Mungkin ini hanyalah istilah, akan tetapi maksudnya adalah pemberlakuan
kebijakan dimana chip yang melakukan pengisian (A number) harus diposisi
cluster
yang sama dengan yang diisi (B number). Teknik yang digunakan sampai tahap ini
adalah pembacaan BTS B number pada saat dilakukan pengisian, jadi bukan membaca
HLR lagi.

Apa sich tujuannya ? Tujuannya adalah agar operator bisa mendistribusikan
stoknya secara lebih presisi sesuai dengan kebutuhan
cluster masing-masing.
Kebutuhan stok di tiap
cluster dapat dihitung. Selama ini operator mengalami
kesulitan untuk mendapatkan data berapa sebenarnya kebutuhkan real di tiap
cluster karena barang yang ada di cluster tersebut sering dijual melalui server
ke
cluster lain lewat h2h dsb.

Apakah mungkin ini dilakukan ? Jawabannya dengan sistem yang dimiliki (baca :
amdocs) 'si biru' dan 'si merah' sangat mungkin dilakukan. Jika B number berada
diluar
cluster A number berarti terjadi pengisian outer cluster. Nah pengisian
outer
cluster inilah yang nantinya akan dibatasi dengan metode dan perhitungan
tertentu yang diterapkan kepada para distributor.

Khusus 'si biru' sudah ujicoba ICS (Intelligent Canvasser System). Ke depannya
setiap sales dealer 'si biru' akan dilengkapi alat semacam GPS yang wajib
digunakan agar pihak XL bisa memastikan sales ybs benar melakukan kunjungan ke
Retail Outlet yang sudah ditentukan. Kalo ke server gimana ya, ada puluhan chip
ngumpul di satu lokasi :D

Contoh :
1. Nomer HLR Makasar sedang berada di Kota Surabaya dan melakukan pengisian
pulsa di Kota Surabaya ini tidak ada masalah
2. Nomer HLR Jakarta sedang berada di kota
Bandung dan pulsa diisi dari Jakarta,
ini terkena outer
cluster

Perbedaan konsepnya dengan sistem regionalisasi adalah :
1. Regionalisasi cenderung membagi berdasarkan propinsi, gabungan propinsi atau
kepulauan sedangkan clusterisasi cenderung membagi berdasarkan gabungan beberapa
kecamatan, kota/kabupaten atau gabungan kota/kabupaten. Artinya cakupan
wilayahnya semakin kecil.
2. Regionalisasi dideteksi berdasarkan HLR masing-masing nomer, sedangkan
clusterisasi berdasarkan BTS dimana B number berada pada saat dilakukan
pengisian.

Di kalangan server player sepertinya belum ada
software pulsa yang bisa membaca
BTS dimana nomer yang akan diisi berada. Tentunya perlu modifikasi dan bantuan
data dari operator untuk menyesuaikan dengan kebijakan ini.

Mungkin ada yang bertanya, apakah mungkin operator bisa dan berani melakukan
block by system terhadap pengisian nomer di luar
cluster ?? Kalo bisa ya jelas
bisa meskipun membutuhkan resource yang berat untuk melakukannya, kalo berani
ini yang masih tanda tanya, tapi pendapat pribadin saya operator akan memilih
bermain save dengan tidak melakukan block by sistem cukup dengan 'menekan' ke
para dealernya dengan ancaman pemotongan komisi/bonus.

Sampai sini saya hanya berbicara tentang penjelasan hard
cluster, mudah-mudahan
kita bisa mendapatkan gambaran yang lebih jelas meskipun belum membicarakan
dampak kepada semua stakeholder di setiap layer yang ada seperti dealer, server
player, agen/reseller mobile, konter pulsa, developer software. Kita juga belum
bicara pemecahan serta alternatif solusinya. Karena membicarakan dua hal ini
perlu disamakan pemahaman tentang hard
cluster terlebih dahulu.

Salam Aspindo !

Krakatau Keluarkan Gas Racun, Suhu Laut Naik


.

Gas itu memang harus keluar terlebih dahulu karena adanya tekanan magma di dalam gunung.



VIVAnews - Aktivitas Gunung Anak Krakatau hampir sepekan ini terus bergejolak, bahkan dalam status waspada atau level II. Gunung yang berada di Selat Sunda itu sudah mengeluarkan gas beracun dan membahayakan masyarakat.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) langsung mengeluarkan larangan kepada kepada warga khususnya nelayan dan wisatawan untuk tidak mendekat pada radius dua kilometer.

"Aktivitas yang cukup sering seperti mengeluarkan gas terus-menerus, tentunya tanda terjadinya erupsi," kata Kepala Bidang Pengamatan Gunung Api Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kementerian ESDM, Agus Budianto kepada VIVAnews.com, di Jakarta, Selasa 2 November 2010.

Ia menjelaskan, gas yang dikeluarkan Gunung Anak Krakatau memang berbahaya dan mengandung racun. Gas itu memang harus keluar terlebih dahulu karena adanya tekanan magma di dalam gunung.

"Jika mengeluarkan gas seperti itu merupakan hal yang wajar, karena itu merupakan karakteristik Gunung Api," kata dia.

Berdasarkan data visual yang tercatat pada hari ini dari pukul 00.00 sampai pukul 18.00 WIB, jumlah kegempaan kisaran 300 kali. "Aktivitas Gunung Anak Krakatau memang sudah meningkat, bahkan sebelum Gunung Merapi Meletus 26 Oktober," ungkap dia.

Bahkan, status Gunung Anak Krakatau sudah meningkat menjadi waspada. Selain itu, akibat keluarnya gas Gunung Anak Krakatau itu mengakibatkan suhu air laut di perairan Selat Sunda meningkat. "Kenaikan suhu air laut akibat aliran material vulkanik yang jatuh ke laut," kata Agus.

Berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kementerian ESDM, saat ini terdapat 19 Gunung Api yang statusnya waspada dari 68 Gunung Api di Indonesia.

"Jika banyak Gunung yang statusnya waspada itu merupakan hal yang wajar dalam sebuah siklus negara yang memiliki gunung api yang aktif seperti Indonesia. Kami terus melakukan pengamatan dan melaporkan setiap aktivitasnya," katanya.

Berikut daftar gunung api yang berstatus waspada:
1. Gunung Selawah Agam
2. Sinabung
3. Talang
4. Kerinci
5. Kabah
6. Anak Krakatau
7. Papandayan
8. Slamet
9. Bromo
10.Semeru
11. Batur
12. Anak Rinjani
13. Rokatenda
13. Egon
14. Soputan
15. Lokon
16. Gamalama
17. Dukunu
18. Karang etang
19. Ibu


Badan Geologi : Energi Merapi Masih Besar


.


Badan Geologi: Energi Merapi Masih Besar




Yogyakarta (ANTARA) - Energi yang tersimpan di Gunung Merapi masih cukup besar sehingga Badan Geologi masih belum dapat memprediksi kapan letusan gunung api aktif tersebut akan berakhir.


"Sejak 3 November 2010 hingga kini Merapi telah empat hari meletus tanpa henti yang berarti bahwa energi yang tersimpan di gunung tersebut masih tetap tinggi," kata Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) R Sukhyar di Yogyakarta, Minggu.


Menurut dia, energi yang dikeluarkan Gunung Merapi sejak letusan 3 November hingga 7 November 2010 masih terus berlangsung hingga sekarang, bahkan lebih besar dibanding letusan pertama yang terjadi pada 26 Oktober 2010.


Ia mengatakan energi letusan Gunung Merapi pada 3-7 November 2010 tiga kali lebih besar dengan energi letusan pada 26 Oktober 2010.


"Kami tidak dapat memprediksi, kapan energi tersebut habis sehingga Gunung Merapi tidak lagi meletus. Sekarang, kita ikuti dulu saja apa yang dimaui Merapi," katanya.


Meskipun energi yang dimiliki Gunung Merapi masih cukup tinggi, namun Sukhyar mengatakan bahwa untuk sementara ini radius aman masih ditetapkan pada jarak 20 kilometer dari puncak gunung.



Penetapan radius aman tersebut, lanjut Sukhyar, didasarkan pada data-data sejarah letusan Gunung Merapi, khususnya jarak luncur awan panas.


"Berdasarkan fakta sejarah, jarak luncur awan panas tidak pernah lebih dari 15 km, yaitu berkisar 12-13 km, sehingga radius 20 km tersebut belum akan diubah," katanya.


Kawah berdiameter 400 meter yang telah terbentuk di puncak Merapi lebih terbuka ke selatan atau mengarah ke Kali Gendol, sehingga diharapkan awan panas yang diluncurkan Merapi akan mengarah ke kali tersebut.


Namun demikian, Sukhyar mengatakan bahwa sebanyak 12 sungai yang berhulu di Gunung Merapi harus tetap diwaspadai, khususnya untuk ancaman awan panas dan lahar.

Dahsyatnya Abu Merapi


.

Merapi terus meletus. Seiring tanah bergetar, sang gunung memuntahkan material vulkanik ke udara. Asap membubung tinggi, lalu jatuh ke mana angin membawa.


Di Yogyakarta Jumat (5/11) pagi ini, warga menyambut pagi yang gelap dan kelabu. Kota itu, juga berbagai wilayah di sekitar Merapi, diselimuti abu. Penduduk harus beraktivitas dengan masker, agar material silika tak terhirup ke paru-paru yang bisa terganggu karenanya.


Semua jadwal di bandara Adi Sutjipto dibatalkan demi keselamatan penerbangan. Di Bandung, sejumlah penduduk melaporkan hujan abu yang dikaitkan dengan Merapi.


Relawan terus berdatangan membantu pengungsi Merapi. Di berbagai sudut negeri, orang-orang mengulurkan tangan. Di berbagai jejaring, kepedulian terbentuk...


Gunung Merapi memuntahkan material vulkanik, terlihat dari Klaten, Kamis (4/11). (AP Photo/Irwin Fedriansyah)



Penduduk menyelamatkan diri dengan motor setelah Gunung Merapi meletus lagi, Jumat (5/11). Pemerintah meluaskan zona bahaya menjadi 20 kilometer dari pusat kawah Merapi. (AP Photo/Achmad Ibrahim)


Tim penyelamat mencari korban Merapi di Argomulyo, Yogyakarta, Jumat (5/11). (AP Photo/Trisnadi)


Tim relawan dan tentara di Argomulyo lari menyelamatkan diri setelah Merapi kembali meletus, Jumat (5/11). (AP Photo/Trisnadi)


Sebuah pesawat, berselimut abu vulkanik, diparkir di bandara internasional Adi Sutjipto, Yogyakarta, Jumat (5/11). Bandara yang landasannya tertutup abu putih harus ditutup. (AP Photo/Irwin Fedriansyah)


Masyarakat melakukan aktivitas menggunakan masker saat melintas di Jalan Pangeran Diponegoro, Yogyakarta, Jumat (5/11). Erupsi Gunung Merapi yang kembali terjadi pada Kamis (5/11) mengeluarkan debu vulkanik yang menyelimuti Kota Yogyakarta, sehingga masyarakat diimbau menggunakan masker saat melakukan aktivitas di luar ruangan untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat debu vulkanik. (Foto ANTARAWahyu Putro A)


Seorang anak berjalan di antara pohon yang tumbang di jalan lingkar Muntilan, Jawa Tengah, Jumat (5/11). Banyak pohon tumbang di beberapa wilayah Muntilan akibat hujan abu vulkanik dari Gunung Merapi. (Foto ANTARA/Wihdan Hidayat)

Lahar di Kali Code Mulai Meluber ke Rumah Warga


.


Lahar yang mengalir di Kali Code akhirnya mulai meluber hingga rumah penduduk. Rumah yang pertama kali terkena banjir di Bintaran, Yogyakarta.

Pantauan detikcom dari Jembatan Jetis, Yogyakarta, Jumat (5/11/2010) pukul 15.50 WIB, air sudah mulai mengalir ke rumah-rumah warga yang berada di pinggir sungai.

Karena kebanyakan rumah berlantai dua, sementara penduduk tidak mengungsi. Mereka hanya menyelamatkan diri ke lantai dua rumah mereka.

"Kita di sini dulu," kata salah satu warga saat berbincang dengan detikcom. Para ibu-ibu yang tinggal di sekitar lokasi itu juga ketakutan jika air makin tinggi dan akan menenggelamkan rumahnya.

"Takut, jangan sampai banjir," katanya Sayekti, salah satu warga yang tinggal di pinggir Kali Code. Kali ini membelah pusat kota. Tak jauh dari kali ini terdapat Stasiun Tugu, Keraton Yogya dan kawasan belanja Malioboro.

Hampir seluruh warga mengaku sangat cemas dengan air yang terus meninggi ini. Padahal biasanya, meski hujan turun sangat deras, rumah penduduk di daerah itu tidak pernah kebanjiran.

"Biasane ra tahu kaya ngene ki (Biasanya tidak pernah seperti ini)," kata salah satu warga. Warga yang lain pun mengiyakan.

Sementara itu pengendara sepeda motor banyak yang berhenti di atas jembatan untuk menyaksikan momen yang tidak biasa ini. Beberapa tampak mengabadikan melalui kamera handphone.Lahar di Kali Code Mulai Meluber ke Rumah Warga

Lahar yang mengalir di Kali Code akhirnya mulai meluber hingga rumah penduduk. Rumah yang pertama kali terkena banjir di Bintaran, Yogyakarta.

Pantauan detikcom dari Jembatan Jetis, Yogyakarta, Jumat (5/11/2010) pukul 15.50 WIB, air sudah mulai mengalir ke rumah-rumah warga yang berada di pinggir sungai.

Karena kebanyakan rumah berlantai dua, sementara penduduk tidak mengungsi. Mereka hanya menyelamatkan diri ke lantai dua rumah mereka.

"Kita di sini dulu," kata salah satu warga saat berbincang dengan detikcom. Para ibu-ibu yang tinggal di sekitar lokasi itu juga ketakutan jika air makin tinggi dan akan menenggelamkan rumahnya.

"Takut, jangan sampai banjir," katanya Sayekti, salah satu warga yang tinggal di pinggir Kali Code. Kali ini membelah pusat kota. Tak jauh dari kali ini terdapat Stasiun Tugu, Keraton Yogya dan kawasan belanja Malioboro.

Hampir seluruh warga mengaku sangat cemas dengan air yang terus meninggi ini. Padahal biasanya, meski hujan turun sangat deras, rumah penduduk di daerah itu tidak pernah kebanjiran.

"Biasane ra tahu kaya ngene ki (Biasanya tidak pernah seperti ini)," kata salah satu warga. Warga yang lain pun mengiyakan.

Sementara itu pengendara sepeda motor banyak yang berhenti di atas jembatan untuk menyaksikan momen yang tidak biasa ini. Beberapa tampak mengabadikan melalui kamera handphone.

Letusan Merapi Pagi Ini Paling Besar


.



YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Letusan awan panas Gunung Merapi yang terletak di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, Kamis (4/11/2010), masih terjadi, bahkan paling besar dibandingkan dengan erupsi pada 26 Oktober 2006. Masyarakat diminta tetap waspada.

"Akibat erupsi diperkirakan akan terjadi hujan abu di wilayah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, karena angin masih mengarah ke barat," kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral, Surono, di Yogyakarta, Kamis.

Surono mengatakan, asap putih di puncak Gunung Merapi hingga kini terus membubung tinggi sehingga ketinggian asap dari puncak gunung teraktif di Indonesia itu diperkirakan mencapai empat kilometer. Oleh karena itu, kata dia, penduduk yang tinggal di wilayah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, diminta mewaspadai hujan abu. "Hujan abu cenderung mengarah ke Kabupaten Magelang," katanya.

Sejak Rabu (3/11/2010) mulai pukul 11.04 WIB, erupsi terus terjadi di Gunung Merapi dan berdasarkan hasil rekaman seismograf di Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) awan panas secara beruntun terus terjadi hingga tengah malam.

Selain awan panas, pada Rabu malam juga terlihat lontaran batu pijar sehingga seluruh petugas pos pengamatan Gunung Merapi ditarik mengingat bahaya yang terjadi. Batas terjauh luncuran awan pada Rabu adalah sekitar sembilan kilometer (km) ke arah Kali Gendol.

15 kilometer

Kondisi itu menyebabkan PVMBG memperluas radius aman penduduk dari ancaman bahaya awan panas erupsi Gunung Merapi dari 10 kilometer menjadi 15 kilometer. "Pada Rabu pukul 16.05 WIB kami memutuskan untuk memperluas radius aman menjadi 15 kilometer, termasuk di dalamnya daerah pengungsian karena jarak luncuran awan panas dilaporkan cukup jauh," kata Kepala PVMBG, Surono, di BPPTK Yogyakarta, Rabu.

Gunung Merapi pada Rabu sore kembali meletus dan sekitar pukul 14.44 WIB terjadi luncuran awan panas besar dengan durasi sekitar satu setengah jam dan jarak luncur sembilan kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Menurut dia, perluasan radius aman tersebut cukup signifikan mengingat jauhnya jarak luncur yang bisa dicapai awan panas. Pada erupsi eksplosif 26 Oktober 2010 jarak luncur terjauh yang bisa dicapai oleh awan panas mencapai 7,5 km dengan durasi sekitar 33 menit.

Anak Mbah Maridjan Siapkan Surat Untuk Presiden


.


Anak Mbah Maridjan Siapkan Surat Untuk Presiden Sleman (ANTARA) - Asih Maridjan anak juru kunci Gunung Merapi Ki Surakso Hargo atau Mbah Maridjan telah menyiapkan surat untuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyo yang dijadwalkan Rabu (3/11) akan mengunjungi pengungsi bencana letusan Gunung Merapi.

"Saya akan memberikan surat ini kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat berkunjung ke barak pengungsian," kata Asih Maridjan saat menunjukkan suratnya kepada wartawan yang meliput Menteri Sosial di barak pengungsian Wukirsari, Sleman, Selasa.

Surat yang ditulis Asih Maridjan di Barak Pengungsian di Desa Wukirsari di antaranya berisikan agar warga pengungsi yang rumahnya hancur dan kehilangan mata pencarian seperti yang menimpa sebagian besar warga di Kinahrejo, Pelemsari, dan sekitarnya dibantu agar bisa mendapatkan rumah dan mata pencarian.

Selain itu, dalam suratnya Asih meminta Presiden agar anak-anak yang selama ini tak bisa sekolah akibat bencana karena kehilangan buku, pakaian, dan fasilitas sekolah yang rusak agar bisa bersekolah lagi.

Ia mengharapkan agar Presiden memberikan penghargaan dan bantuan tali asih yang layak bagi para relawan yang gugur dalam proses penyelamatan warga lereng Merapi saat terjadi bencana termasuk anggota PMI asal Bantul dr Tutur Priyanto dan wartawan Vivanews.com Yuniawan Wahyu Nugroho.
"Mereka berdua sangat pantas untuk diberi penghargaan Presiden karena aktif dalam menolong kami saat evakuasi," katanya.

Asih mengatakan para pengungsi berharap Presiden berkenan memberikan bantuan bagi warga yang kehilangan harta benda seperti kendaraan bermotor dan ternaknya karena saat ini warga sudah tak punya apa-apa lagi dan rumah.

"Kami percaya, Presiden dapat memberi kebijaksanaan atas permohonan kami. Semoga Presiden sekeluarga diberi kesehatan dan kekuatan untuk memimpin negara dan bangsa ini agar semakin baik," katanya.

Gunung Anak Karakatau Meletus Ratusan Kali, Status Tetap Waspada


.




Jakarta -
Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda masih sibuk mengeluarkan letusan. Hingga pukul 24.00 WIB, pos pemantau Gunung Anak Krakatau mencatat ada 251 letusan.

Pada Senin 1 November kemarin hingga pukul 24.00 WIB, tercatat ada 4 kali gempa vulkanik dalam, 79 kali gempa vulkanik dangkal, 251 kali letusan, 86 kali hembusan, dan 229 kali tremor.

Sedangkan pada 31 Oktober, tercatat ada 31 kali gempa vulkanik dalam, 221 gempa vulkanik dangkal, 178 kali letusan, 148 kali hembusan, dan 151 kali tremor.

"Gempa vulkanik dalam itu artinya terjadi di dalam atau lebih dari 3 km, sedangkan dangkal artinya terjadi dekat permukaan, dan tremor artinya gempa yang terus menerus," jelas pengamat Gunung Anak Krakatau, Jumono, saat dihubungi detikcom, Selasa (2/11/2010).

Meski jumlah kegempaan pada Senin lalu lebih sedikit dibanding hari Minggu (31/10), namun jumlah letusan meningkat. Status waspada yang telah disematkan pada gunung tersebut sejak 31 Oktober 2009 juga belum berubah.

"Masih waspada, dan mohon tetap jaga jarak aman 2 km di sekitar gunung, karena ada lontaran-lontaran material dari gunung," ujar Jumono.

Material pijar yang dilontarkan tidak hanya kerikil, namun juga batuan. Material pijar itu memiliki panas 600-1.000 derajat Celcius.

Menurut Jumono, aktivitas kegempaan gunung tidak memicu gelombang tsunami yang mengancam warga Banten maupun Lampung. "Untuk gempa karena (aktivitas) gunung ini tidak memicu tsunami, karena vulkanik dan tektonik itu beda," sambung dia.

Dia mengingatkan agar masyarakat tidak termakan isu-isu tsunami. Apalagi gempa yang terjadi hanya di sekitar gunung dan hanya dirasakan oleh seismometer.

Status waspada Gunung Anak Krakatau telah disematkan sejak 31 Oktober 2009. Sejak 25 Oktober, jumlah letusannya di atas 100 kali. "31 Oktober menjadi waspada setelah sebelumnya siaga. Lalu jumlah letusannya menurun. Tapi 10 Oktober 2010 kembali lagi ada letusannya," ujar Kepala Pengamatan Gunung Api daerah Barat Hendrasto saat dihubungi detikcom, Jumat (29/10).

Pada 17 Oktober, dalam sehari ada 45 kali letusan. Lalu selama beberapa hari letusan itu menghilang. Hingga pada 23 Oktober muncul dua kali letusan dan pada 34 Oktober ada 89 kali.

"Pada tanggal 25 ada 126, tanggal 26 ada 182, tanggal 27 ada 101, dan 28 kemarin ada 117 letusan," papar Hendrasto.

Status bahaya gunung ada empat tingkat. Bahaya level I atau aktif normal artinya berdasarkan pengamatan visual, kegempaan dan gejala vulkanik lainnya tidak memperlihatkan adanya kelainan. Level II atau waspada berarti ada peningkatan kegiatan berupa kelainan yang tampak secara visual atau hasil pemeriksaan kawah, kegempaan dan gejala vulkanik lainnya.

Di level III atau siaga, terjadi peningkatan pengamatan kawah secara visual, kegempaan dan metide lain yang saling mendukung. Sedangkan level IV atau awas, letusan awal mulai terjadi berupa abu/asap. Hal ini akan diikuti letusan utama.

Wedus Gembel MERAPI Ngamuk Lagi


.






Klaten -
Letusan Merapi yang terjadi pukul 10.10 WIB, Senin (1/10/2010), dirasakan warga paling besar sejak Merapi mengalami erupsi pertama pada 26 Oktober 2010. Awan panas terlihat bergulung-gulung, sehingga menutupi pemandangan Merapi dan gunung Merbabu.

Pemantauan detikcom di Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, erupsi Merapi ini terlihat sangat dahsyat. Awan panas bergulung-gulung hingga melompati Bukit Kendil di lereng Merapi.

Sejak Merapi mengalami erupsi pertama pada 26 Oktober 2010, tidak pernah awan panasnya melompati Bukit Kendil. Selama ini, Bukit Kendil menjadi tameng untuk warga di tiga desa, yaitu desa Tegal Mulyo, Sidorejo, dan Balerante. Karena itulah, letusan Merapi kali ini sangat-sangat menakutkan warga di tiga desa itu.

"Mas cepat turun, awan panasnya besar sekali. Ini sebentar lagi sampai sini," kata salah seorang warga Sidorejo kepada detikcom saat berada di lapangan Sidorejo.

Awan panas yang bergulung-gulung dan melompati Bukit Kendil itu memang belum pernah terlihat selama ini dari Sidorejo. Akibatnya, warga yang sebelumnya keluar dari kamp pengungsi dan mendatangi rumah-rumah mereka untuk sekadar memberi makan kepada hewan ternak, akhirnya kalang kabut untuk mengungsi kembali.

Hingga pukul 10.50 WIB, awan panas Merapi masih mengepul. Awan panas itu terlihat lebih hitam dari biasanya. Diperkirakan abu vulkanik dari perut Merapi ini mengarah ke utara dan timur laut.

Sementara itu, seorang warga Klaten, Eko, juga menginformasikan lewat infoanda bahwa letusan Merapi kali ini lebih besar dari sebelum-sebelumnya. "Gunung Merapi mengeluarkan wedhus gembel lagi dengan volume yang lebih besar," kata Eko.

Yuli Noegroho juga berkomentar yang hampir senada. "Wedhus gembel keluar lagi, bahkan lebih gede dari kemarin-kemarin," kata Yuli. (asy/nrl)