Photobucket

Tampilkan postingan dengan label UNIK. Tampilkan semua postingan

Goyang India Polisi Muda


.

Tugas sebagai polisi, apalagi di korps paramiliter Brigade Mobile, memang penuh tekanan. Berbeda dengan polisi lainnya, Korps Brimob dibebani fungsi untuk mampu menangani situasi darurat. Misalnya menangani kejahatan yang melibatkan senjata api, atau yang dalam menghadapinya dibutuhkan gerak cepat.

Polisi juga manusia, tentu butuh penyaluran akan hasrat seni--yang jelas dimiliki semua manusia. Ingat, seni adalah yang membuat manusia tetap menjadi manusia.

Maka, kita tak perlu bereaksi negatif melihat video yang sedang marak di jejaring sosial kita ini, video yang berisi aksi seorang anggota Korps Brimob (terlihat dari logo di bahu kanan sang petugas) yang menari sambil menirukan sebuah lagu
India. Gayanya kocak dan segar. Simak videonya.


Lagu India itu aslinya berjudul "Chaiyya Chaiyya", dinyanyikan oleh Sukhwinder Singh dan Sapna Awasthi. Lagu ini muncul di film Dil Se (1998) yang dibintangi Shahrukh Khan dan Malaika Arora. Pengarah musiknya adalah AR Rahman, yang lalu memenangi Oscar pada 2009 lewat aransemen musik dan lagu-lagu di Slumdog Millionaire (2008).

95 Juta Tahun Lalu, Ular Punya Kaki


.


Fosil ular yang ditemukan memiliki kaki.




VIVAnews - Dari penelitian terbaru terhadap fosil ular yang diperkirakan telah berusia 95 juta tahun, terungkap bahwa ada dua tulang kaki kecil yang tersambung ke tulang pinggul hewan tersebut.


Seperti dikutip dari LiveScience, 10 Februari 2011, fosil yang ditemukan di Libanon tersebut berasal dari zaman di mana ular belum kehilangan tungkai belakang mereka.


Rekonstruksi tiga dimensi terhadap tulang tersebut akan segera dilakukan untuk membantu para peneliti memahami bagaimana ular berevolusi hingga kehilangan kakinya itu.


Adapun perdebatan yang menghangat di kalangan paleontologist adalah apakah nenek moyang ular berkaki itu merupakan kadal yang berenang di air atau kadal yang melata di darat.


“Sebuah tulang kaki berukuran panjang satu inci (sekitar 2,5 centimeter) terlihat pada fosil ular Libanon. Sayangnya, separuh bagian panggul ular itu terkubur di dalam batu,” kata Alexandra Houssaye, peneliti dari Museum National d’Histoire Naturelle, Paris, Perancis.


Ular yang panjangnya 19 inci (sekitar 50 centimeter) ini merupakan Eupodophis descouensi, yang merupakan satu dari tiga fosil ular yang pernah ditemukan memiliki kaki. “Membongkar batu untuk menemukan satu kaki lagi tidaklah dimungkinkan,” ucapnya.



Untuk itu, peneliti akan menggunakan teknik yang disebut sebagai synchrotron-radiation computed laminography (SRCL). Serupa dengan pemindaian medis CT scan, SRCL menggunakan sinar X untuk menggambarkan struktur internal dari sebuah objek, namun dengan resolusi 1.000 kali lebih tinggi.


Dari pemindaian, terlihat kaki yang tersembunyi di dalam batu itu bertekuk di bagian lutut. Akan tetapi, kaki itu tidak memiliki telapak dan tulang jari.


“Struktur tulang kaki yang tersimpan rapi di dalam batu ini serupa dengan struktur tulang milik kadal darat,” kata Houssaye. “Meski demikian, satu penelitian saja tidak akan bisa memastikan apakah ular ini punya nenek moyang hewan air atau hewan darat,” ucapnya.


Meski demikian, Houssaye menyebutkan, anatomi tulang milik ular itu menunjukkan bahwa evolusi telah menghilangkan kaki milik ular bukan dengan mengubah cara tulang itu tumbuh. “Kemungkinan, kaki itu tumbuh melambat atau semakin pendek,” ucapnya.


Eksperimen tersebut, menurut Houssaye, merupakan eksperimen pertama yang menggunakan teknik SRCL di dunia paleontology, dan masih banyak yang perlu dianalisa. “Langkah selanjutnya adalah menganalisa fosil tulang belakang ular lainnya, mengamati tungkai ular dan kadal hidup dan menganalisa fosil ular tertua yang pernah ditemukan,” ucapnya.

Sumber : id.news.yahoo.com

Bau Ruang Angkasa seperti "Steak" Bakar


.


NASA
Stasiun Antariksa Internasional (ISS).

Angkasa luar ternyata memiliki bau yang kebanyakan bersumber dari bintang yang hampir mati. Campuran asap solar, logam panas, dan aroma bakaran barbeque, kira-kira seperti itulah bau ruang angkasa. Campuran bebauan dari bintang mati itu disebut polycyclic aromatic hydrocarbons.

Menurut penemu dan Direktur Laboratorium Astrofisika dan Astrokimia Pusat Penelitian Ames NASA, Louis Allamandola, molekul-molekul tersebut sepertinya berada di seluruh ruang angkasa. "Molekul tersebut juga melayang di sana selamanya, di dalam komet, meteor, dan debu angkasa," tuturnya. Hidrokarbon itu bahkan disebut-sebut sebagai bentuk awal kehidupan di Bumi. Karena itu, hidrokarbon dapat ditemukan pada batu bara, minyak, dan makanan.

Astronot sering kali melapor mencium bau steak bakar setelah berjalan di ruang angkasa. Walaupun manusia tidak bisa menghirup bebauan di ruang angkasa, saat astronot berada di luar stasiun ruang angkasa, senyawa dan komponen antariksa menempel pada baju mereka dan ikut masuk ke stasiun.

Bau ruang angkasa tercium dengan jelas saat tiga tahun lalu NASA memerintahkan Steven Pearce, pembuat wewangian Omega, untuk kembali dan menciptakan bau yang cocok untuk simulasi.

Allamandola menjelaskan, sistem tata surya kita baunya tajam dan pedas karena kaya akan karbon dan rendah oksigen. Analoginya sama dengan mobil. Jika kekurangan oksigen di dalam mobil, maka akan terlihat jelaga hitam dan bau busuk. Bintang yang kaya oksigen tercium seperti arang terpanggang.

Saat nanti kita dapat meninggalkan galaksi, baunya akan semakin menarik. Di dalam ruang angkasa yang gelap dan molekul penuh debu, bau gula manis hingga bau telur busuk dan belerang akan tercium.

Sumber : Kompas.com (National Geographic Indonesia/Arief Sujatmoko)

Pulau Berlangit Gelap Pertama di Dunia


.


AP Photo/David Brewster
Pemandangan Galaksi Bima Sakti.


Sark, sebuah pulau yang berjarak 80 km di selatan pantai Inggris meraih gelar sebagai pulau berlangit gelap pertama di dunia. Pulau tersebut merupakan pulau terkecil di antara 4 anggota Kepulauan Channel.

Kenapa dinamakan demikian? Gelar pulau berlangit gelap pertama itu diberikan oleh International Dark Sky Association (IDA), sebuah organisasi Amerika Serikat yang memiliki misi melestarikan kegelapan dan keindahan langit malam.

IDA memberikan gelar tersebut setelah selama setahun bekerja keras dengan 600 warga pulau untuk mengurangi polusi cahaya. Mereka bekerja sama memastikan sesedikit mungkin cahaya yang "tumpah" ke angkasa, menyebabkan kaburnya cahaya bintang.

Dengan langit gelap yang dimiliki, maka Sark adalah surga bagi para astronom, amatir maupun profesional. Bintang, bulan, meteor, planet, benda angkasa lain beserta fenomenanya bisa dilihat dengan sangat jelas.

"Anda bisa melihat pemandangan spektakuler di Inggris, tapi sangat sedikit tempat yang bisa memberikan pemandangan kegelapan tingkat dunia," kata Steve Owens, astronom yang bekerja sama dengan warga untuk mewujudkan langit gelap Sark.

"Jika anda berada di tempat seperti Sark, Bimasakti adalah pemandangan rutin tiap malam. Itu membuat saya merasa kagum. Setiap titik-titik di angkasa adalah 'matahari' dan terdapat 100 juta jumlahnya," tandas Owens.

Ia mengatakan, "Itu (pemandangan langit malam) membuat saya merasa betapa spesialnya Bumi. Kita tidak pernah menemukan tempat lain di dalam kosmos yang begitu sempurnanya untuk mendukung hidup."

Untuk mewujudkan langit gelap, Owens dan warga musti mengukur tingkat ilmuniasi cahaya serta kejelasan konstelasi bintang. Owens mendatangi setiap lokasi di Sark dan membuat rekomendasi untuk mengurangi iluminasi cahaya.

Dengan modal langit gelapnya dan gelarnya, ekonomi Sark berpotensi untuk dikembangkan. Wisatawan bisa dipacu untuk tinggal hingga musim dingin sehingga bisa menikmati keindahan langit malam Sark.

Paul Williams, ketua komite pertanian Sark mengatakan, "Astronomi sedang naik daun. Banyak orang penasaran tentang planet, bintang dan kehidupan di luar sana. Siapa tahu sesuatu bisa ditemukan dari Sark," kata Williams.

sumber : KOMPAS.com -

Dinosaurus Bertahan 700.000 Tahun


.



Hadrosaurus


Tim peneliti Universitas Alberta, Kanada, berhasil memperkirakan umur fosil dinosaurus yang terdapat di New Mexico. Dikatakan, fosil berupa tulang paha jenis Hadrosaur tersebut berasal dari era 64,8 juta tahun yang lalu.

Hasil penelitian ini mengejutkan sebab selama ini ilmuwan percaya bahwa dinosaurus punah antara 65,5-66 juta tahun lalu. Jika temuan ini benar, hal tersebut membuktikan bahwa Hadrosaur sebenarnya masih bertahan hingga sekitar 700.000 tahun setelah kepunahan massal.

Larry Heaman dari Departemen Ilmu Atmosfer dan Kebumian memperkirakan umur dinosaurus itu dengan metode U-Pb (uranium -timah). Metode itu tak cuma mampu memperkirakan umur dinosaurus, tetapi juga makanannya. Metode tetrsebut memiliki kelebihan dibandingkan metode kronologi relatif yang kini dipakai. Metode terakhir adalah memperkirakan umur berdasarkan lapisan sedimen tempat fosil ditemukan.

Dengan kronologi relatif, hasil perkiraan bisa tidak akurat. Proses geologi dan lingkungan yang terjadi selama jutaan tahun bisa memicu erosi, menyebabkan fosil bermigrasi dari lapisan sedimen satu ke yang lain.

Selama ini, dipercaya bahwa kepunahan dinosaurus terjadi akibat terhalangnya cahaya matahari oleh serpihan debu hantaman asteroid. Akibatnya, terjadi perubahan iklim yang ekstrim dan kepunahan vegetasi, menyapu bersih semua populasi.

Dengan hasil temuan fosil Hadrosaur ini, Heaman berpendapat perubahan iklim tidak menyapu bersih semua vegetasi. Masih terdapat vegetasi yang bertahan sehingga memungkinkan Hadrosaur untuk hidup.

Heaman juga mengatakan perlunya mengeksplorasi telur-telur yang bertahan dalam lingkungan ekstrim tersebut. Ia mengungkapkan, jika hasil penelitian ini benar, maka teori tentang waktu kepunahan dinosaurus perlu direvisi. Hasil penelitian ini dpublikasikan di jurnal Geology terbaru yang terbit tanggal 26 Januari 2011.

sumber : http://sains.kompas.co

UFO Melintas di Langit Jerusalem


.


dailymail.co.uk
Cahaya isterius yang terlihat di Yerusalem.

Sebuah bola cahaya yang melintas di atas sebuah tempat ibadah di Jerusalem Sabtu lalu (29/1/2011) berhasil direkam. Para pengamat UFO menduga bahwa bola cahaya tersebut merupakan UFO dan bisa berpotensi membuktikan keberadaan alien. Hasil rekaman telah dilihat jutaan orang di internet.

Video rekaman menunjukkan bola cahaya tengah melayang di atas Kubah Batu, tempat peribadatan kuno umat Islam. Setelah melayang di atas tempat ibadah itu, bola cahaya tersebut kemudian memelesat ke angkasa.

Sumber : KOMPAS.com —

Planet Mars Diduga Sembunyikan Banyak Es


.


Diperkirakan, ada lebih banyak es di permukaan planet Mars.




Kutub-kutub planet Mars kemungkinan bukanlah satu-satunya tempat di mana air es bersembunyi di planet itu. Dari penemuan terbaru, astronom memprediksi bahwa es juga hadir di kawah-kawah yang ada di sekitar garis katulistiwa Mars.


Temuan ini disebut-sebut dapat memberikan dampak signifikan terhadap eksplorasi planet Mars di masa depan. Nantinya, es tersebut berpeluang dapat dimanfaatkan sebagai penyambung hidup ketika manusia mulai ada yang ditugaskan di sana.


Menggunakan gambar-gambar yang diambil oleh Mars Global Surveyor dan Mars Reconnaissance Orbiter, David Shean, Planetary Geologist dari Malin Space Science Systems di San Diego, Amerika Serikat menyebutkan, tampaknya ada banyak material yang kaya akan es terkubur di dasar setidaknya 38 kawah di kawasan Sinus Sabaeus, yang ada di dekat katulistiwa Mars.


“Sangat mengherankan bahwa hal-hal seperti ini tidak disadari sebelumnya meski sudah ada ratusan ribu foto-foto resolusi tinggi yang diambil selama 15 tahun terakhir,” kata Shean, seperti dikutip dari Space, 2 Februari 2011. “Ini bukti bahwa planet Mars memang penuh dengan kejutan.”


Dari penelitian-penelitian terdahulu, kutub planet Mars diperkirakan menyimpan es. Akan tetapi, iklim di planet itu terlalu keras bagi kelangsungan air. Udara di sana sangat tipis sehingga jika ada es di permukaan planet akan segera menguap.



“Sejak lama kami telah melihat gambar-gambar yang menunjukkan bahwa tampak material yang kaya akan es di dasar kawah di kedua kutub Mars,” kata Shean. “Yang mengherankan, ternyata material yang sama juga ditemukan di khatulistiwa planet itu,” ucapnya.


Shean menyebutkan, jika ada es yang terkubur di khatulistiwa, tampaknya ia menyimpan catatan penting terhadap kondisi iklim di masa lalu Mars yang sangat ingin dianalisa oleh ilmuwan.


Lebih lanjut, Shean menyebutkan, kawasan khatulistiwa jauh lebih menarik untuk dijadikan tujuan untuk eksplorasi di masa depan dibandingkan dengan kutub karena mendapatkan lebih banyak sinar matahari dan memiliki temperatur yang lebih hangat.


“Khatulistiwa cocok untuk kendaraan penjelajah bertenaga matahari,” kata Shean. “Namun demikian, eksplorasi masa depan juga membutuhkan air sebagai sumber pendukung kehidupan,” ucapnya.


Temuan es di kawasan khatulistiwa planet Mars tersebut dipaparkan di jurnal Geophysical Research Letters. (hs)

Sumber : VIVAnews -

Lembah Indah di Ranah Minang


.

Sebuah lembah indah yang terletak di Gunung Singgalang menjadi ikon pariwisata andalan Provinsi Sumatera Barat. Ngarai Sianok, nama lembah elok ini berada di perbatasan kota Bukittinggi, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Bentangan megah lembah terjal memanjang hingga mencapai 15 kilometer. Lebarnya 200 meter dengan kedalaman jurang sampai 100 meter.

Karena dialiri "Batang Sianok" yang artinya sungai yang jernih, ngarai atau lembah ini disebut Ngarai Sianok. Batang Sianok kini bisa diarungi dengan menggunakan kano dan kayak yg disaranai oleh suatu organisasi olahraga air "Qurays". Rute yang ditempuh adalah dari Desa Lambah sampai Desa Sitingkai Batang Palupuh selama kira-kira 3,5 jam
Photo credits - F Dewi Ria Utari

Ngarai Sianok memanjang dan berkelok sebagai garis batas kota dari selatan Ngarai Koto Gadang sampai di Ngarai Sianok Enam Suku, dan berakhir di Palupuh, merupakan bagian dari patahan yang membelah dua Pulau Sumatera. Patahan yang terkenal dengan nama Patahan Semangko (bentuknya bagaikan semangka dibelah) ini membentuk dinding yang curam, bahkan tegak lurus dan membentuk lembah yang hijau - hasil dari gerakan turun kulit bumi (sinklinal) - yang dialiri Batang Sianok yang airnya jernih. Di zaman kolonial Belanda, jurang ini disebut juga sebagai kerbau sanget, karena banyaknya kerbau liar yang hidup bebas di dasar ngarai.

Ngarai Sianok yang juga kerap disebut sebagai “Dream Land of Sumatera” memiliki panorama alam yang sangat mempesona dan udaranya begitu sejuk. Laksana selimut beludru hijau dikelilingi perbukitan asri, inilah penampakan lembah indah ini bila dilihat dari atas. Pada bukit-bukit di Ngarai Sianok tumbuh tanaman langka seperti Rafflesia atau Bunga Bangkai, tanaman obat-obatan, dan lain sebagainya. Di dasar ngarai Anda bisa berjalan-jalan santai, menyapa penduduk setempat yang tinggal di area permukiman di sekitarnya. Anda pun dapat menjumpai fauna beragam di Ngarai Sianok seperti monyet ekor panjang, siaman, simpai, rusa, babi hutan, macan tutul, dan tapir.

Photo credits - F Dewi Ria Utari

Jika dinikmati dari Taman Panorama yang sengaja dibangun oleh pemerintah daerah di bagian kawasan Bukit Tinggi, keindahan Ngarai Sianok tampak sangat luar biasa. Dari Taman Panorama tersebut pula banyak wisatawan lokal maupun mancanegara menikmati matahari terbit dan tenggelam di Ngarai Sianok. Keindahannya begitu menakjubkan dan merupakan target yang bagus bagi fotografer profesional maupun amatir serta pelukis alam untuk mengabadikannya.

Ketika matahari terbit menyibak langit dan muncul dari celah-celah lereng ngarai dengan cahaya menyilaukan, atau saat “sang raja siang” itu bersiap rebah menjelang senja dengan meninggalkan jejak-jejak jingga di sisi dinding ngarai, merupakan pemandangan indah yang sangat sayang untuk dilewatkan.

Bila Anda ingin menikmati keindahan ngarai dari Taman Panorama, cukup membayar retribusi sebesar Rp 3.000 per orang. Di Taman Panorama, pengunjung juga dapat menikmati pula lokasi wisata Lobang Jepang di bawah tanah kawasan Ngarai Sianok. Hanya saja perlu membayar biaya pemandu lagi sekitar Rp 20.000. Letak Lobang Jepang ini sekitar 40 meter di bawah tanah. Lubang ini didirikan pada 1942-1945 oleh penduduk-penduduk setempat atas perintah paksa tentara Jepang. Di dalam lorong bawah tanah, terdapat 21 lorong kecil. Di antaranya ada lorong penyimpanan amunisi, dapur, penjara, ruang sidang, ruang penyiksaan, tempat pengintaian, tempat penyergapan, dan pintu pelarian.

Photo credits - F Dewi Ria Utari

Untuk mencapai Taman Panorama Ngarai Sianok yang berjarak sekitar 1 km dari pusat Kota Bukittinggi (kawasan Jam Gadang dan Pasar Atas) dapat dilakukan dengan menggunakan kendaraan atau berjalan kaki sembari menikmati kesejukan udara Bukittinggi. Pemandangan Ngarai yang memukau bisa dinikmati dari sana seraya melihat kelincahan monyet-monyet ngarai yang hidup bebas di kawasan Taman tersebut.

Sejumlah maskapai penerbangan menyediakan jadwal terbang dari Jakarta ke Bandara Internasional Minangkabau, Padang. Dari Padang, menuju Bukittinggi yang berjarak 90 km dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan sewa atau minibus.

Nah, selamat berwisata ke Ngarai Sianok!
Sumber : http://id.travel.yahoo.com

Hidung Kanan, Alat Vital Burung Merpati


.


Hidung kanan merpati, indra paling penting untuk mengetahui arah. (10000birds.com)

Sudah sejak lama burung merpati diketahui mampu menemukan jalan pulang dari jarak ratusan kilometer. Kemampuan mengagumkan ini memicu manusia memanfaatkan merpati untuk membawa pesan, bahkan sampai penyelundupan narkoba.

Peneliti memperkirakan, keahlian menemukan jalan pulang ini dikarenakan merpati mampu mendeteksi medan magnet Bumi. Mereka memiliki kompas internal yang membimbing arah mereka.

Namun kini peneliti di Italia membuktikan hal lain. Ternyata, merpati sangat mengandalkan indra penciuman mereka untuk mengendus arah. Menurut hasil penelitian yang dipublikasikan pada Journal of Experimental Biology, merpati yang lubang hidung kanannya ditutup tidak mampu membuat peta arah yang memandu mereka pulang.

Pada percobaan, sekelompok peneliti yang dipimpin oleh Anna Gagliardo dari Universita di Pisa, Italia menutup salah satu lubang hidung merpati yang tumbuh besar di sekitar Pisa, baik kiri ataupun kanan.

Mereka kemudian melepas merpati dari Cigoli, berjarak 40 kilometer dari Pisa dan mengikuti jalan pulang burung itu menggunakan pelacak GPS.

Setelah menganalisa jalur penerbangan burung, Gagliardo dan rekan-rekannya dapat melihat bahwa merpati yang tidak bisa bernafas lewat hidung kanan mengambil rute yang lebih berliku.

Merpati yang hidung kanannya ditutup juga mendarat dan berhenti sejenak lebih sering dibanding merpati yang hidung kirinya ditutup. Ini membuat mereka membutuhkan waktu lebih lama untuk sampai di rumah.

Pada penlitian, tim juga menemukan bahwa saat merpati tinggal di sarangnya, mereka mempelajari arah dari mana bau berasal. Tampaknya merpati membangun peta seputar bau-bauan. Peta ini cukup akurat untuk memandu mereka mencari arah pulang sampai merpati menemukan tanda-tanda di darat yang bisa menjadi petunjuk tambahan.

“Bau merupakan petunjuk penting yang memungkinkan mereka mengetahui di mana mereka berada dan di mana arah pulang,” kata Gagliardo, seperti dikutip dari BBC, 28 Januari 2011. “Bau yang dicium lewat hidung kanan membantu burung merekonstruksi peta navigasi,”
ucapnya.• VIVAnews

Hiu Tutul Nan Jinak di Pantai Probolinggo


.


hiu tutul di perairan Bentar Probolinggo menyapa wisatawan (SP/ Ikhsan Mahmudi)

SURABAYA POST - Sekitar seminggu ini, hiu tutul (Rhincodon typus) bermunculan di perairan Bentar, Desa Curahsawo, Gending, Kabupaten Probolinggi. Ikan yang disebut masyarakat setempat ikan kikaki ini tampak akrab dengan masyarakat.

“Ikan ini jinak, tidak berbahaya," kata Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Probolinggo, Drs Tutug Edi Utomo MM. "Saking jinaknya, beberapa orang berani naik di punggung ikan hiu tutul itu,” ujarnya Senin 25 Januari 2010.

Kedatangan kumpulan hiu tutul menjadi berkah bagi Pantai Bentar, yang dikelola Dibudpar. Ratusan orang pun berbondong-bondong ingin menyaksikan hiu dari dekat. Tentu saja mereka harus naik perahu wisata yang banyak beroperasi di Pantai Bentar.

Bahkan demi menyambut hiu-hiu yang biasa muncul di bulan Januari-Februari itu, para pegawai Pantai Bentar, juga pemilik perahu wisata mengenakan atribut bertuliskan “I love hiu” (plesetan dari I love you).

Dengan menaiki perahu wisata, kumpulan hiu yang berenang di permukaan air laut yang dangkal itu bisa terlihat. Hiu-hiu yang badannya penuh tutul itu berputar-putar di perairan sekitar 1-2 Km dari bibir Pantai Bentar.

“Mungkin ikan-ikan hiu tutul itu sedang mencari makanan berupa plankton di perairan dangkal saat laut pasang,” ujar Dian Cahyo Prabowo, koordinator Pantai Bentar.

Beberapa nelayan di Probolinggo menuturkan, ikan hiu tutul memang banyak dijumpai di Laut Jawa. “Mulai perairan Situbondo, Probolinggo, Pasuruan, Sidoarjo, hingga Madura sering dijumpai ikan kikaki,” ujar H Hambali, nelayan asal Kel./Kec. Mayangan, Kota Probolinggo.

Karena termasuk ikan jinak, nelayan pun tidak merasa terganggu dengan kemunculan tiba-tiba ikan berukuran panjang 5-12 meter. Meski mulutnya relatif lebar, 1-2 meter, ikan itu tidak pernah menggigit apalagi menelan nelayan.

Beberapa wisatawan di Pantai Bentar pun mengaku terhibur dengan kemunculan ikan hiu tutul itu. Seolah hendak memamerkan keindahan tubuhnya, ikan-ikan itu tidak berusaha menghindar ketika didekati perahu wisatawan.

Bahkan, Misnari, pengelola perahu wisata pun ikut memamerkan keberaniannya menaiki punggung ikan hiu tutul. Ia terjun dan berenang mendekati ikan hiu tutul. Dengan tangkas ia menaiki punggung ikan, mirip orang naik kuda. Tentu saja “aksi sirkus” Misnari ini menarik perhatian para wisatawan. Beberapa wisatawan awalnya mengaku takut, menyaksikan ikan yang mulutnya selebar karung.

“Tetapi begitu melihat Pak Misnari naik di punggung ikan, rasa takut itu berubah menjadi kekaguman. Subhanallah,” ujar Yanto, wisatawan asal Jetis, Mojokerto, yang bersama keluarganya berwisata ke Pantai Bentar.

Tidak hanya wisatawan yang senang bertemu dengan ikan hiu tutul. Sejumlah nelayan di Probolinggo pun menilai, kedatangan hiu tutul itu sebagai isyarat, tangkapan ikan melimpah.

“Biasanya saat hiu tutul muncul, ikan-ikan pun sedang melimpah. Bahkan sesekali, ikan hiu tutul itu ikut masuk jaring bersama-sama ikan lainnya,” ujar Sakrim, nelayan Desa Tamasari, Kec. Dringu.

Sumber : VIVAnews

Orang Indonesia di Balik Temuan Planet Alien


.


Astronom RI, Johny Setiawan (lipi.go.id)

Ini temuan terkini dalam dunia astronomi. Sebuah planet baru. Ditemukan oleh Max Planck Institut fur Astronomie (MPIA) di Jerman. Diberi nama Planet HIP 13044b, sebab dia mengelilingi HIP 13044, sebuah bintang tua yang sudah sekarat. Temuan baru ini dilansir Kamis, 18 November 2010. Dipublikasikan secara luas ke seluruh dunia hari ini.

Kisah tentang angkasa luar, temuan planet, dan sebagainya kerap kali membuat kita kagum. Kadang juga bingung. Sebab istilah dan kodenya begitu banyak. Agar cerita tentang planet baru itu mudah dipahami, ada baiknya kita buka kembali cerita para guru soal jagat raya ini.

Semenjak di bangku sekolah kita diajari bahwa dalam jagat raya ini terdapat sejumlah galaksi. Salah satunya adalah Milky Way, yang oleh kita lebih dikenal dengan sebutan Galaksi Bima Sakti. Dalam Bima Sakti itulah bumi yang kita huni ini dan sejumlah planet lain menetap.

Di luar itu masih banyak galaksi lain. Salah satunya adalah sebuah galaksi mini. Planet-planet di galaksi mini mengitari sebuah bintang induk bernama HIP 13044. Para ahli menghitung bahwa galaksi mini ini berjarak sekitar 2000 tahun cahaya dari bumi.

Tapi bintang induk itu kian renta. Daya gravitasi terhadap sejumlah planet yang mengitarinya kian lemah. Melemahnya daya gravitasi itu menyebabkan sejumlah planet terlepas dan disedot oleh daya gravitasi galaksi yang lain.

Satu dari sekian planet di sekitar bintang yang renta itu, ditarik oleh daya gravitasi Galaksi Bima Sakti. Daya tarik itu menyebabkan planet itu masuk ke dalam lingkungan Galaksi Bima Sakti. Proses penarikan itu juga kerap disebut sebagai "kanibalisme" galaksi. Sejumlah ahli menaksir bahwa proses kanibalisme itu terjadi 6 hingga 9 miliar tahun silam.

Planet yang masuk ke Bima Sakti itulah yang ditemukan sejumlah astronom di Jerman tadi. Lantaran dia berasal dari lingkungan HIP 13004, maka planet yang baru ditemukan itu diberi imbuhan b menjadi HIP 13004b. Planet ini menjadi "anak kost" di Galaksi Bima Sakti. Ukurannya, sedikit lebih besar dari Yupiter.

Apa pentingnya temuan planet baru itu buat kita?

Rainer Klement dari MPIA menuturkan bahwa temuan itu sangat menarik, sebab inilah pertama kalinya manusia menemukan adanya planet lain di luar galaksi kita. Temuan itu juga, lanjut Rainer, membuka jalan bagi para astronom untuk meneliti kelangsungan hidup galaksi Bima Sakti, juga kelangsungan hidup bumi yang kita huni ini.

Para ahli itu menghitung bahwa sekitar lima miliar tahun yang akan datang, Matahari juga perlahan akan redup. Dia akan memasuki fase "raksasa merah" yaitu fase di mana kekuatannya meredup dan daya grativitasinya melemah. Ketika daya gravitasi melemah itulah, planet-planet yang mengitarinya--termasuk bumi-- "dimangsa" oleh matahari atau disedot oleh gravitasi galaksi yang lain.

“Penemuan ini sangat menarik terutama ketika kita memahami masa depan tata surya, bahwa Matahari juga akan berubah menjadi 'raksasa merah' lima miliar tahun mendatang," kata pemimpin proyek, Johny Setiawan – astronom Indonesia yang juga bekerja di MPIA.

Lalu mengapa si HIP 13044b itu selamat dan tidak tertelan oleh planet induknya. Johny memperkirakan lantaran planet itu berotasi lebih cepat dari planet-planet yang lain. Namun dia tidak akan hidup selamanya, sebab bintang induk itu akan berkembang dalam tahap evolusi berikutnya. Saat itulah nanti-- miliaran tahun lagi-- planet ini tertelan.

Johny setiawan memperkirakan bahwa nanti, saat Matahari memasuki fase penuaan dan menjadi raksasa merah, Bumi mungkin tak akan selamat.
"Planet-planet dalam, termasuk Bumi, mungkin tidak akan bertahan hidup," kata Johny Setiawan pada SPACE.com. "Tapi Jupiter, Saturnus dan planet-planet luar mungkin pindah mendekat, persis seperti yang kami deteksi."

Namun, pada akhirnya semua akan binasa. Suatu ketika si Yupiter itu pun akan tertelan, sebagaimana nasib si HIP 13044b, yang karena datang dari antah berantah itu kemudian disebut planet "Alien".

Dipimpin Astronom Indonesia

Kita boleh berbangga karena tim penemu planet alien ini dipimpin astronom Indonesia, Johny Setiawan.Dr.rer.nat. Meski gemilang di luar negeri, tak banyak orang Indonesia yang tahu siapa dan sepak terjang sang astronom.

Pria kelahiran 16 Agustus 1974 ini bekerja di Max Planck Institute for Astronomy (MPIA), Jerman. Hebatnya, ia orang non-Jerman yang dipercaya berkali-kali sebagai ketua tim proyek.

Ia bergabung sebagai peneliti post-doctoral di MPIA, di Department of Planet and Star Formation sejak Juni 2003. Di tahun yang sama pula ia mulai memimpin penelitian di observasi bintang dan planet ESO La Silla. Selain itu, ia juga bekerja secara khusus di sejumlah projek seperti ESPRI (Pencarian Planet dengan PRIMA/ Phase-Referenced Imaging and Micro-arcsecond Astrometry).

Sebelum penemuan terbaru soal planet alien itu, Johny dan timnya menemukan sekitar 10 planet baru, meski tak semua dipublikasikan. Pada 2008, misalnya, ia dan timnya menemuka planet yang diberi nama TW Hya b. Planet tersebut mengelilingi bintang TW Hydrae itu berada di konstelasi Hydra yang berjarak 180 tahun cahaya dari Bumi.

Penemuan ini membuat kaget dunia astronomi. Sebab, dalam kurun waktu 12 tahun terakhir, tak satu pun planet yang muncul dari bintang muda.

Pada 2005 tim peneliti yang sama juga berhasil menemukan planet ekstrasolar lain yang diberi nama HD 11977 b yang juga memberikan informasi tentang evolusi dari sistem tata surya lain berkaitan dengan eksistensi planet jika bintang induk kehabisan sumber energi.

Sebagai asli Indonesia, Johny menguasai bahasa ibu, Bahasa Indonesia. Dan pergaulannya di Eropa membuat ia lancar berbahasa Jerman, Inggris, Spanyol, dan Prancis.

Selain bekerja di MPIA, Johny aktif memberikan ceramah soal astronomi, baik di Jerman maupun Indonesia.

Menurutnya, kegiatan sosial dan publik dalam komunitas ilmiah, dan hubungan antara akademisi, sains maupun non-sains sangat penting artinya untuk mentransfer ilmu pengetahuan dalam arah horisontal dan vertikal.

Selain kesibukan sebagai ilmuwan, Johny juga punya hobi memasak. Dia bisa memasak hampir semua jenis masakan tradisional Indonesia, yang kerap disajikan untuk kawan-kawannya sesama astronot.
sumber: vivanews.com

Bosscha: Lambang 'UFO'di Sleman Dibentuk Abu Vulkanik Merapi


.



Jejak 'UFO' di persawahan di Dusun Jogomangsan, Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Sleman, DIY, masih menjadi misteri. Observatorium Bosscha menduga lambang itu terbentuk akibat dari abu vulkanik Merapi.

"Bisa saja dari muntahan abu vulkanik Merapi yang jatuh ke persawahan dan membentuk crop circle," tutur Kepala Observatorium Bosscha Hakim Luthfi Malasan kepada s, Senin (24/1/2011).

Hakim mengatakan kemungkinan crop circle terjadi karena faktor terrestrial atau yang bersifat kebumian. Artinya lambang tersebut bukan karena peristiwa diluar angkasa.

"Abu material vulkanik itu ada yang mengawan di angkasa ada yang jatuh ke langsung ke bumi. Mungkin yang baru jatuh ke bumi itu menimbulkan motif," jelasnya.

Mengenai adanya dugaan kehadiran pesawat Unidentified Flying Object (UFO), Hakim menyangsikan kebenaran hal itu.

"Secara logis astronomi, UFO sulit dikonfimasi. Laporan NASA, UFO itu karena hasil rekayasa," paparnya.

Sebelumnya diberitakan, warga Sleman, Yogyakarta, dihebohkan oleh tanda misterius di persawahan yang muncul usai angin kencang. Warga setempat meyakini tanda yang berbentuk lingkaran raksasa tersebut sebagai pendaratan pesawat 'UFO' dari planet lain.

Lambang tersebut berbentuk lingkaran berdiameter 70 meter. Di tengah lingkaran raksasa tersebut terdapat lambang misterius. Tanda tersebut dibentuk oleh hamparan padi yang rebah setelah angin kencang tersebut.

Pihak Kepolisian pun membenarkan munculnya lambang misterius 'UFO' tersebut. Polisi bahkan sudah mengabadikan peristiwa langka tersebut.
(mpr/van)
Sumber detik.com

Bahtera Nuh Baru Dibangun oleh Rusia


.



Remistudio
Bagian bawah Ark Hotel




Bahtera Nuh baru dikembangkan oleh para arsitek asal Rusia. Kali ini, bahteranya berwujud hotel yang dinamai "Ark Hotel". Bahtera yang berwujud hotel ini, dalam konsep yang ditunjukkan Senin (10/1/2011), dibangun untuk mengatasi bencana banjir akibat kenaikan pemukaan air laut.

Ketika bencana banjir terjadi, hotel ini bisa melayang di air laut sehingga mampu menyelamatkan manusia yang ada di dalamnya. Dalam kondisi tersebut, hotel yang didesain berbentuk cangkang ini juga masih bisa menyediakan energi bagi penghuninya sebab bagian dalamnya ditanami pohon.

Selain mengatasi banjir, hotel ini juga dikatakan tahan gempa. Para arsitek yang membangunnya mengatakan, rangka dan desain hotel mampu menyebarkan berat secara merata sehingga bisa mengamankan penduduk dari bencana gempa bumi yang mungkin terjadi.

Hotel ini juga memiliki panel surya dan penampung air hujan yang akan memberikan energi dan air secara alami. Bagian dalam hotel dilengkapi dengan vegetasi tumbuhan yang selain memberikan kualitas udara yang baik juga bisa menjadi sumber bahan pangan.

Eksterior hotel terbuat dari bahan yang transparan untuk memastikan tercukupinya cahaya. Kontrol intensitas cahaya dilakukan dengan adanya filter di bagian dalam ruangan. Sementara, sebuah lapisan khusus juga digunakan untuk memastikan kualitas cahaya yang masuk ruangan.

Hotel ini dibangun oleh firma arsitektur Remistudio Rusia dan International Union of Architect. Alexander Remizow dari Remistudio mengatakan, "Hotel ini dibangun untuk menjawab tantangan yang ada saat ini. Dibangun untuk mendukung sistem kehidupan yang independen."

Tantangan yang dimaksud diantaranya adalah kebutuhan pengamanan dan perlindungan dari efek perubahan iklim serta kondisi lingkungan yang ekstrim. Selain itu juga akan menjawab kebutuhan perlindungan dari aktivitas manusia yang merusak.

Untuk membangun sistem kehidupan yang independen, Remistudio mengatakan, "Semua tanaman telah dipilih berdasarkan kesesuaian, efisiensi dalam mengatur pencahayaan dan kemampuan dalam memproduksi oksigen. Atap yang transparan mebuat tanaman bisa mendapatkan cahaya yang cukup."

Ikan Lele Bermutasi Jadi Pemangsa Manusia


.



Jeremy Wade dan Goonch Catfish, ikan sejenis 'lele' yang bermutasi menjadi pemakan daging (discovery.com)



Sejak tahun 1998 hingga 2007, tiga orang lenyap tenggelam mendadak di Great Kali River, sungai yang melintang di perbatasan antara Nepal dan India utara. Hal ini sangat aneh karena kawasan itu bukanlah habitat buaya dan predator air lain.

Terakhir, dari saksi mata yang melihat kejadian, seorang anak terlihat diseret ke dalam air oleh sesuatu yang tampak seperti babi berukuran panjang. Setelah itu, korban tidak pernah terlihat lagi, hidup atau mati. Demikian pula sisa-sisa tubuh ataupun pakaiannya.

Kasus-kasus itu memicu Jeremy Wade, biolog asal Inggris untuk mengamati apa yang ada di dalam sungai tersebut. Pasalnya, serangan hanya terjadi di kawasan tertentu, sepanjang sekitar 6 sampai 8 kilometer. Kawasan itu, menurut keterangan penduduk, merupakan kawasan di mana mereka biasa melarungkan jasad saudara-saudara mereka yang telah meninggal setelah dibakar.

Setelah meneliti menggunakan alat pengukur kedalaman, ia memastikan tidak ada lubang ditemukan, artinya serangan tidak diakibatkan oleh turbulensi yang terjadi di air.

Benar saja, tak lama setelah itu, dari jarak sekitar 1 kilometer dari serangan terakhir, seekor kerbau yang sedang minum di sungai yang hanya memiliki kedalaman 1 meter diserang dan diseret oleh sesuatu dari dalam air.

“Apapun yang mampu menyeret kerbau sebesar itu pasti memiliki ukuran dan bobot seberat 90 sampai 140 kilogram,” ucap Wade, seperti dikutip dari Discovery, 29 Desember 2010.

Dalam penelitian bawah air, Wade menemukan goonch catfish, serupa ikan lele yang memiliki panjang satu meter. Namun ikan itu gagal ditangkap. Penelitian lebih lanjut, diketahui bahwa terdapat beberapa kelompok goonch dan enam di antaranya berukuran sebesar manusia.

Setelah gagal menangkap ikan itu dengan alat pemancing, Wade coba memancing pemunculan ikan itu menggunakan seonggok kayu bakar dan disusun seolah-olah merupakan bekas kremasi jasad orang meninggal. Ternyata sukses.

Seekor goonch berukuran panjang 1,8 meter dan berbobot 75,5 kilogram, atau 3 kali lebih berat dibanding goonch lainnya berhasil ditangkap. Ikan ini diperkirakan cukup besar dan kuat untuk memakan seorang anak kecil, namun tak cukup besar untuk menyeret dan menyantap seekor kerbau.

Dari keterangan penduduk, Wade menyimpulkan bahwa ‘ikan lele’ itu telah bermutasi menjadi berselera terhadap daging manusia. Ikan juga tumbuh menjadi raksasa setelah terus mengonsumsi daging setengah matang sisa-sisa jasad manusia yang dilarungkan dan tenggelam di dasar sungai.

Danau cantik dari Bencana


.

Tak lengkap rasanya jika Anda berkunjung ke Sumatera Utara tidak mampir sejenak ke Danau Toba, danau vulkanik yang merupakan danau terbesar di Indonesia, bahkan Asia Tenggara. Pesona eksotisnya berupa hamparan danau luas laksana lautan dengan pepohonan rindang dan perbukitan yang menawan. Danau ini berukuran 1700 meter persegi dengan kedalaman kurang lebih 450 meter dan terletak 906 meter di atas permukaan laut, di tengah danau terdapat Pulau Samosir yang tak kalah menariknya menjadi objek kunjungan wisata.

Photo credits - Arie Basuki/Tempo

Dalam kunjungannya pada 1996, Pangeran Bernard dari Belanda bahkan menyatakan kekagumannya pada panorama indah danau ini. “Juallah nama saya untuk danau ini. Saya tak dapat melukiskan betapa indahnya Danau Toba,” katanya antusias.

Ada tujuh kabupaten di sekeliling danau, yakni Simalungun, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Dairi, Karo, dan Samosir yang memiliki panorama alam indah dan menjadi lokasi tujuan wisata. Umumnya wisatawan menikmati keelokan Danau Toba dari Parapat di Simalungun dan Tuktuk Siadong di Pulau Samosir.

Diperkirakan Danau Toba terjadi saat ledakan sekitar 73 ribu-75 ribu tahun lalu dan merupakan letusan super volcano (gunung berapi super) yang paling baru. Bill Rose dan Craig Chesner dari Michigan Technological University memperkirakan bahwa bahan-bahan vulkanik yang dimuntahkan gunung itu sebanyak 2.800 km³, dengan 800 km³ batuan ignimbrit dan 2.000 km³ abu vulkanik yang diperkirakan tertiup angin ke barat selama dua minggu.

Photo credits - Agung Chandra/TempoDebu vulkanik yang ditiup angin telah menyebar ke separuh bumi, dari Cina sampai ke Afrika Selatan. Letusannya terjadi selama satu minggu dan lontaran debunya mencapai 10 km di atas permukaan laut.

Kejadian ini menyebabkan kematian massal dan, pada beberapa spesies, juga diikuti kepunahan. Menurut beberapa bukti DNA, letusan ini juga menyusutkan jumlah manusia sampai sekitar 60% dari jumlah populasi manusia bumi saat itu, yaitu sekitar 60 juta manusia. Letusan itu juga ikut menyebabkan terjadinya zaman es, walaupun para ahli masih memperdebatkannya.

Setelah letusan tersebut, terbentuk kaldera yang kemudian terisi oleh air dan menjadi yang sekarang dikenal sebagai Danau Toba. Tekanan ke atas oleh magma yang belum keluar menyebabkan munculnya Pulau Samosir. Ketika menikmati keindahan danau ini, Anda mungkin tak membayangkan bahwa pesona yang terjadi berasal dari bencana dahsyat letusan gunung berapi yang mendatangkan ketakutan dan kengerian ketika itu.
Perjalanan darat ke Danau Toba, tepatnya ke Parapat, memakan waktu empat sampai lima jam dari Medan. Tersedia bus atau travel yang langsung menuju Parapat. Rutenya melewati Lubuk Pakam, Tebing Tinggi, dan belok ke arah Pematang Siantar. Sepanjang perjalanan, kita disuguhi panorama perkebunan kelapa sawit dan karet.

Apabila menggunakan kereta api, dari Medan pilih rute menuju Pematang Siantar. Dari sini perjalanan dilanjutkan menggunakan bus ke Parapat. Waktu tempuhnya satu jam.

Photo credits - Agung Chandra/Tempo

Untuk tempat menginap dan tinggal lebih lama menikmati keindahan Danau Toba, tersedia banyak hotel dan penginapan. Di Parapat, sedikitnya ada 900 kamar hotel berbagai jenis, mulai dari bintang empat hingga homestay, di Tuktuk juga tak berbeda. Baik di Parapat maupun Tuktuk, wisatawan dapat langsung menikmati danau dari pinggirannya. Tarif hotel di Tuktuk dan Parapat bervariasi, sesuai tipikal turis yang datang. Mulai dari Rp 30 ribu hingga Rp 500 ribu per malam tergantung tipe hotel.

Sebuah perusahaan travel bahkan menawarkan menikmati keindahan Danau Toba dari udara, yakni menggunakan paralayang. Setiap wisatawan diberi kesempatan terbang menggunakan paralayang dari kawasan pegunungan Tongging, Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara. Bagi para wisatawan yang ingin mencoba paralayang akan ditemani seorang instruktur berpengalaman, namun tentunya penentuan bisa terbang atau tidak tergantung pada kondisi cuaca dan angin.

Tidak hanya itu, menikmati keindahan matahari terbit dan terbenam bisa Anda nikmati dari pesisir danau. Dari dataran tinggi Karo di sebelah utara, keelokan danau terlihat memanjang dipandang dari Sikodonkodon. Namun, hanya ada satu resor di sini. Di sisi barat, pemandangan danau dan Pulau Samosir dapat dengan sempurna disaksikan dari Tele. Ada gardu pandang di ketinggian sekitar 1.000 meter dari permukaan laut untuk menikmati senja di Danau Toba.

Kondom Jadi Hiasan Ponsel Diminati di China


.


Kondom Jadi Hiasan Ponsel (nydailynews.com)



VIVAnews
- Remaja di China sedang 'demam' hiasan ponsel yang cukup ekstrem untuk membuatnya terlihat lebih trendi. Salah satu hiasannya adalah kondom. Menurut salah satu murid di daerah Nanning, China, hiasan kondom menciptakan 'kesegaran' dan penting jika dalam keadaan darurat.

Pihak generasi yang lebih tua di Nanning, provinsi Guangxi, Selatan China, terkejut melihat tren ini. Mereka cukup kaget dengan makin terbukanya para remaja menunjukan identitas seksual mereka.

"Orangtua dan guru harus makin gencar memberikan pendidikan seksual pada remaja. Ini demi terpenuhinya pengetahuan remaja soal seks dan pastikan mereka tahu informasi yang benar. Ini demi melindungi mereka selama masa puber," kata Su Chang, psikolog senior dari Nanning City Next Generation of Educational Research seperti dikutip dari NY Daily News.

Hiasan kondom ini dijual dengan harga yang sangat murah, sekitar 5-20 yuan atau setara Rp6.800-27.200. Diperkirakan kualitas bahan dan keamanan kondom ini juga sangat rendah.

Kondom dengan brand "Interesting Imported Condoms" yang digunakan sebagai hiasan ponsel ini memang terlihat sangat unik karena kemasan dihiasi gambar animasi dan lambang horoskop. Tetapi tanpa dilengkapi informasi produk yang lengkap seperti nama pabrik pembuat dan tanggal kedaluarsa.

Misteri Batu Berjalan di Death Valley, California


.

Di timur pegunungan Panamint di wilayah Death Valley National Park, California, ada sebuah tempat yang disebut Racetrack Playa. Letaknya 3.708 diatas permukaan laut, panjangnya 2,8 mil dan lebarnya 1,3 mil. Tampat ini memiliki posisi hampir sama tinggi dari ujung utara ke ujung selatan. Ujung utara hanya lebih tinggi 5 cm dari ujung selatan. Di tempat inilah salah satu fenomena misterius yang membingungkan muncul. Batu-batu yang bergerak dengan sendirinya.

Playa berarti danau kering. Ketika periode hujan lebat, curahan air akan turun dari gunung terdekat masuk ke Playa dan membentuk sebuah danau dangkal yang berumur pendek. Saat cuaca berubah menjadi panas, kumpulan air dangkal tersebut menguap dan meninggalkan lapisan lumpur yang tipis dan lembut.



Ketika lumpur itu mengering, ia mulai mengerut dan memecah membentuk mosaik-mosaik yang indah. Dan di tempat inilah fenomena aneh tersebut terjadi.


Sepertinya ketika tidak ada yang melihat, batu-batu dolomite yang terpecah dari tebing bergerak dengan sendirinya berjalan melintasi permukaan danau yang kering. Batu-batu itu meninggalkan jejak yang terlihat dengan jelas diatas permukaan tanah, satu-satunya bukti yang menunjukkan bahwa mereka benar-benar bergerak.


Fenomena ini sebenarnya telah diketahui lebih dari seratus tahun yang lalu oleh para penjelajah dan penambang emas. Namun penelitian yang lebih serius baru dilakukan pada tahun 1948. Sampai hari ini, fenomena ini masih belum dapat dijelaskan dengan memuaskan.



http://imagecache6.allposters.com/LRG/27/2722/U7ZND00Z.jpg



http://blog.lib.umn.edu/anton089/architecture/death_3_bg_082303.jpg


Ada dua teori utama mengenai penyebab fenomena ini. Yang pertama mengatakan penyebabnya adalah lapisan es tipis diatas permukaan tanah. Sedangkan teori satunya lagi mengatakan penyebabnya adalah kelembaban dan angin.


Yang pasti semuanya sepakat bahwa bukan manusia penyebabnya karena jejak kaki manusia tidak pernah terlihat di permukaan tanah.

Sensasi Santap Malam Dilayani Robot


.


Restoran Robot di China




Selain menu yang lezat, sejumlah pengusaha kuliner acapkali mengandalkan suasana unik sebagai daya tarik. Pengalaman unik saat makan di sebuah restoran tentu akan memikat pengunjung untuk mendatangi restoran tersebut.


Menangkap minat penikmat kuliner, sebuah restoran di China mencoba menarik pengunjung dengan menghadirkan daya pikat pelayan. Bukan pelayan seksi melainkan robot.


Sebut saja 'The Dalu Robot Restaurant'. Restoran yang berlokasi di Jinan, wilayah utara Provinsi Shandong itu memiliki enam robot pelayan yang mampu menjamu sekitar 100 pengunjung.


Restoran itu memiliki 21 set meja makan, yang posisinya diatur melingkar. Robot-robot pelayan kemudian bergerak membawa kereta berisi sejumlah menu andalan restoran itu dengan rotasi melingkar mengitari seluruh meja.


Setiap selesai satu putaran, robot otomatis akan bergerak ke dapur untuk mengisi kereta makan dengan menu baru. Setelah kereta terisi makanan, robot kembali beraksi mengelilingi meja tamu. Demikian seterusnya.


Wang Xianwei, humas restoran, mengatakan, semua pelayanan tamu di area makan ditangani robot. Namun, racikan makanan tetap diolah oleh koki andalan di dapur.



Restoran unik ini dikembangkan oleh sebuah perusahaan sains dan teknologi di Shandong. "Kami akan terus lakukan pengembangan. Kami sedang mengembangkan robot yang dapat menapaki anak tangga dan membantu pekerjaan dapur seperti mencuci piring," kata Zhang Yongpei, yang menangani teknologi robot itu.


"Kami juga ingin robot pelayan kami semakin canggih sehingga dapat langsung menghampiri meja-meja pengunjung tanpa berputar, bahkan bisa mengisi ulang minuman pengunjung," Yongpei menambahkan.

Obama Selamatkan 2 Kalkun dari Penjagalan


.


Barack Obama mengelus seekor ayam kalkun di Gedung Putih




VIVAnews - Dua ekor ayam kalkun di Amerika Serikat bisa terus berkokok sepuas mereka, setelah selamat dari pisau jagal. Sang penyelamat bukan sembarang orang. Dia adalah salah satu orang paling berkuasa di muka bumi: Presiden AS Barack Obama.


Menurut laman harian The New York Post, Obama menggelar acara "pengampunan" bagi dua ekor kalkun, yaitu Apple dan Cider di Gedung Putih, pada Rabu kemarin waktu setempat, atau sehari menjelang perayaan Hari Thanksgiving. Mereka berdua dijamin tidak bakal dibantai untuk dijadikan hidangan khas perayaan hari Thanksgiving, yang tahun ini berlangsung Kamis, 25 November 2010.


"Ini adalah salah satu tugas terpenting bagi saya sebagai presiden," seloroh Obama, seperti dikutip stasiun televisi CBS News, saat mengelus salah satu kalkun. Dalam acara pengampunan itu, Obama didampingi kedua putrinya, Sasha dan Malia.


Alhasil, kedua ekor kalkun itu bisa tinggal tenang di kandang mereka di Mount Vernon hingga akhir hayat. Namun, rekan-rekan Apple dan Cider kurang beruntung. Mereka tetap menjadi santapan Obama dan keluarga beserta sebagian besar rakyat Amerika.


Thanksgiving merupakan hari perayaan setelah masa panen. Ini untuk mengingatkan bahwa AS dulunya merupakan negara agraris. Pada 26 November 1941, Presiden AS, Franklin D. Roosevelt, menandatangani undang-undang yang secara resmi menetapkan hari Kamis keempat setiap November sebagai hari libur Thanksgiving. (kd)

13 Reptil Dengan Warna-warna yang Indah


.

Reptil seperti kadal, buaya, tokek, dan sebagainya terkadang dianggap sebagai makhluk yang menakutkan. Hewan berdarah dingin ini memiliki kulit yang berwarna-warni seperti mamalia lainnya.



Berikut list 13 reptil dengan warna-warna indah gan… langsung cekiprot aja lah… ngacir2


1. Green Iguana



Spoiler for Green Iguana:





Iguana bertubuh besar dan berwarna indah ini merupakan spesies endemik di Amerika Selatan dan Amerika Tengah. Iguana merupakan hewan herbivora alias pemakan tumbuhan alias vegetarian. Hewan ini bisa tumbuh hingga sepanjang 1.5 meter dari kepala hingga ujung ekornya.






2. Dracaena Lizard



Spoiler for Dracaena Lizard:





Kadal unik ini juga memiliki nama lain Caiman Lizard dan bisa ditemukan di Amerika Selatan. Kadal ini menghabiskan banyak waktunya di air dan mereka menempati rawa-rawa, sungai kecil dan hutan hujan. Kadal ini terkadang berjemur di cabang pohon.






3. Blue-tailed Sandveld



Spoiler for Blue-tailed Sandveld:





Kadal berwarna indah ini bisa ditemukan di Mozambik, Zimbabwe, Afrika Selatan dan juga bagian timur Amerika Serikat. Nama latinnya adalah Nucras caesicaudata. Habitat mereka adalah tempat yang kering, berpasir dan kawasan savana.






4. Veiled Chameleon



Spoiler for Veiled Chameleon:





Veiled Chameleon merupakan spesies bunglon bertubuh besar dan colorful yang bisa ditemukan di Yaman dan Arab Saudi. Mereka bisa mengubah warna kulitnya tergantung mood mereka Perubahan warna tsb tergantung pada beberapa faktor seperti kesehatan, mood dan temperatur tubuh kadal tsb.






5. Panther Chameleon



Spoiler for Panther Chameleon:





Spesies bunglon colorful ini bernama latin Furcifer pardalis, dan bisa ditemukan di Madagaskar, Reunion dan Mauritius. Spesies betina lebih kecil daripada spesies jantan, sekitar setengahnya. Panjang tubuh Panther Chameleon jantan bisa tubuh hingga sepanjang 50 cm.






6. Peninsular Rock Agama



Spoiler for Peninsular Rock Agama:





Bernama latin Psammophilus dorsalis, spesies reptil ini memiliki warna yang indah. Reptil yang memiliki warna merah sangatlah jarang. Kadal ini banyak ditemukan di perbukitan bagian selatan India.






7. Red-headed Rock Agama



Spoiler for Red-headed Rock Agama :





Kadal berwarna biru merah ini merupakan spesies reptil yang bisa ditemukan di Sahara, Afrika. Spesies ini terkadang terlihat di tangah panasnya siang. Selama musim kawain :kimpoi: sang jantan akan mengubah warna kulitnya menjadi lebih indah, kepala, leher dan ekor akan berubah menjadi orange cerah dan tubuhnya berubah menjadi biru gelap. Kadal ini mirip spiderman ya gan…?






8. Oriental Garden Lizard



Spoiler for Oriental Garden Lizard:





Spesies berwarna unik ini secara luas bisa ditemukan di benua Asia dan bernama lain Calotes versicolor. Mereka merupakan insektivora alias pemakan serangga.






9. Galapagos Land Iguana



Spoiler for Galapagos Land Iguana:





Bernama latin Conolophus subcristatus. Reptil berwarna kuning ini sangatlah jarang ditemukan. Spesies ini merupakan spesies asli pulau Galapagos.






10. Parson’s Chameleon



Spoiler for Parson’s Chameleon:





Hewan ini penghuni asli Madagaskar. Spesies bunglon ini memiliki tubuh yang besar dan memiliki warna yang indah. Penjualan hewan ini diatur oleh pemerintah setempat, hewan ini gak boleh dijual keluar Madagaskar.






11. Transvaal Dwarf Lizard



Spoiler for Transvaal Dwarf Lizard:





Kadal bertubuh imut-imut ini bernama latin Bradypodion transvaalense. Dan merupakan spesies endemi Afrika bagian selatan.






12. Furcifer minor



Spoiler for Furcifer minor:





Walaupun terlihat sedikit mengerikan Furcifer minor merupakan spesies asli Madagaskar. Habitat asli hewan ini terancam rusak oleh tangan jahil manusia.






13. Iberian Lizard Worm



Spoiler for Iberian Lizard Worm:





Nama lokal spesies reptil ini adalah “Cobra-cega” dalam bahasa Portugis dan “culebrilla ciega” dalam bahasa Spanyol. Dengan warna biru, reptil kecil tak berkaki ini bisa mencapai panjang 10-20 cm.